Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah mengeluarkan keputusan mengenai penerapan airport tax atau Passenger Service Officer (PSO) ke dalam harga tiket maskapai.
Namun demikian, hingga saat ini penerapan aturan tersebut urung dilaksanakan mengingat masih menunggu kesiapan dari maskapai dan otoritas bandara.
Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menilai hingga saat ini sebenarnya seluruh maskapai sudah siap, hanya saja yang justri belum siap di sisi operator bandara yang dalam hal ini PT Angkasa Pura I dan II.
"Namun kami juga harus lihat kesiapan bandara dalam memenuhi keinginan beberapa airline, terutama yang beroperasi secara internasional, karena standar transaksi tiket internasional itu agak berbeda dengan domestik," kata ketua INACA, Arif Wibowo di Jakarta, Selasa (7/10/2014).
Arif menjelaskan sistem yang saat ini dipakai AP I dan AP II masih berupa sistem top up yang biasa diterapkan dalam penjualan tiket maskapai untuk rute domestik. Sementara di dunia internasional dalam penerapan include airport tax dalam tiket sudah berstandar IATA.
Belum standar internasionalnya sistem tersebut yang dikatakan Arif menjadi salah satu faktor sistem airport tax ke dalam harga tiket itu justru menimbulkan kerugian bagi Garuda Indonesia.
"Yang saya tahu pihak IATA dan AP II khususnya sudah ada kesepakatan menggunakan sistem IATA, saya pikir sudah tidak lama lagi mereka menyediakan apa yang menjadi keinginan airline dan tujuan untuk kepentingan ke pelanggan lebih mudah itu akan dinikmati bersama," paparnya.
Selebihnya, Arif yang juga sebagai CEO Citilink Indonesia itu sangat mengapresiasi kebijakan Kemenhub terkait aturan tersebut, dimana hal itu merupakan bentuk kemajuan dari menejemen pengelolaan industri penerbangan. (Yas/Gdn)
Angkasa Pura Tak Siap Terapkan Airport Tax dalam Harga Tiket
INACA menilai hingga saat ini sebenarnya seluruh maskapai sudah siap menjalankan aturan airport tax ke dalam harga tiket.
diperbarui 07 Okt 2014, 17:25 WIB(Foto: Wordpress)
Advertisement
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Beda dari Tahun 2017, Pidato Pelantikan Kedua Donald Trump sebagai Presiden AS Lebih Optimistis
Pelantikan Donald Trump 20 Januari 2025: Begini Prediksi Pengamat soal Kebijakan Luar Negeri AS
Inilah Sebab-Sebab Mati Su’ul Khatimah yang Diungkap Habib Jindan, Naudzubillah!
Donald Trump Janji Rebut Kembali Terusan Panama, Kritik Pengaruh China
Resmi Jadi Presiden ke-47 AS, Donald Trump Janji Jadi Pembawa Perdamaian
Donald Trump Kritik Joe Biden di Pidato Perdana Presiden AS, Sebut Tak Mampu Atasi Krisis Sederhana
Momen Paling Menyedihkan bagi Jose Mourinho Selama Menjadi Pelatih
Usai Dipecat, ASN Kemendikti Saintek Bakal Bertemu Titiek Soeharto dan DPR
Roket Starship Meledak Saat Uji Terbang, Ini Penyebabnya
Donald Trump Tak Singgung Soal Gaza di Pidato Perdana sebagai Presiden AS
Presiden AS Donald Trump Bakal Teken Perintah Eksekutif untuk Kembalikan Kebebasan Berekspresi Amerika, Stop Sensor Pemerintah
Donald Trump Janji Pulangkan Jutaan Imigran Ilegal dari AS