Batan Jamin Keamanan Reaktor Nuklir

Setiap tahun Batan melakukan simulasi untuk menjaga kesiapan kecelakaan reaktor nuklir.

oleh Achmad Dwi Afriyadi diperbarui 16 Des 2014, 18:10 WIB
Fasilitas nuklir BATAN berkembang menjadi pusat penelitian mampu menghasilkan teknologi yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan Nasional.

Liputan6.com, Jakarta Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menjamin keamanan pengembangan teknologi nuklir. Itu karena lembaga ini terus melakukan kesiapan guna mengantisipasi kebocoran rektor nuklir.

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Djarot Sulistio Wisnubroto mengatakan, setiap tahun Batan melakukan simulasi untuk menjaga kesiapan kecelakaan reaktor nuklir.

"Pertanyaan kita siap, kita selalu simulasi pelatihan melibatkan polisi tentara Kopasus, kita tunjukan kita siap," kata Djarot, di kantor Batan, Jakarta, Selasa (17/12/2014).

Menurutnya, untuk meminimalisir keparahan kecelakaan reaktor nuklir tergantung kesiapan berbagai pihak. "Seberapa parah tergantung kesiapan kita, seperti kanker tahu awal indikasi kita bisa antisipasinya," ungkapnya.

Ia mencontohkan, ketika reaktor Fukushima Jepang mengalami kebocoran, tidak ada korban yang jatuh. Hal tersebut dikarenakan kesiapan menghadapi peristiwa tersebut. "Ambil contoh Fukushima kecelakaan besar tapi korban jiwa nol," tegas dia.

BATAN memang telah menyelesaikan studi teknis untuk menyiapkan dua calon tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir () dengan lokasi Jepara, Jawa Tengah dan Bangka Belitung.

Dari hasil studi menghasilkan rekomendasi bahwa daerah Jepara berpotensi dibangun 12 unit PLTN dengan kapasitas masing- masing 1000 Mw. (Amd/Nrm)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya