Liputan6.com, Pangkalan Bun - Hari ini, Jumat 9 Januari 2015, rencananya tim SAR Gabungan akan mengerahkan lifting bag untuk digunakan mengangkat bagian ekor pesawat AirAsia QZ8501. Benda yang menyerupai balon raksasa itu telah tiba pada Kamis malam sekitar pukul 19.05 WIB.
Balon pengapungan itu datang dari Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Diantar pesawat Casa milik TNI Angkatan Laut.
"Balon yang dibawa berjumlah 7 buah. Balon itu masing-masing memiliki daya angkut terhadap benda yang memiliki kapasitas maksimal berbeda, yakni 2 balon punya daya angkut maksimal 35 ton, 3 balon dengan daya angkut 10 ton, dan 2 buah dengan daya angkut 5 ton," ujar Kepala Tim Penyelam Kapten Saiful Afrianto di Pangkalan Udara (Lanud) Iskandar di Posko Utama, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Kamis (8/1/2015).
Ia pun berharap, agar cuaca hari ini bersahabat. Sehingga alat ini dapat dikirim dan proses pengangkatan ekor berjalan sesuai rencana.
Saiful tak memungkiri, kalau arus dan cuaca juga disebut menjadi hambatan pelaksanaan operasi pengangkatan bagian ekor pesawat ini. Untuk itu, ia dan tim berusaha untuk bekerja secara cepat dan aman untuk mengangkat ekor burung besi AirAsia tipe Airbus A320-200 itu.
"Kami akan bekerja secepatnya. Yang jelas kita punya prosedur penyelaman, kita tak bisa menyelam lama, 20 hingga 25 menit. Kami tak punya alat bantu penyelaman, jadi kita akan bekerja secepatnya," tandas Saiful. (Tnt)
Balon Pengangkat Ekor AirAsia QZ8501 Dikerahkan Hari Ini
Balon pengapungan itu datang dari Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Diantar pesawat Casa milik TNI Angkatan Laut.
diperbarui 09 Jan 2015, 07:32 WIBPenampakan ekor pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan Tim SAR di Perairan Selat Karimata, Rabu (7/1/2015).(Dokumentasi TNI)
Advertisement
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Tradisi Bakar Batu Awali Groundbreaking Pembangunan Pabrik Semen di Timika
Mengenal Pandora Misi Terbaru NASA untuk Jelajahi Eksoplanet
Jadwal Sholat DKI Jakarta, Jawa dan Seluruh Indonesia Hari Ini Rabu 22 Januari 2025
Terungkap, Menteri Prabowo yang Punya Harta Kekayaan Mencapai Rp5,4 Triliun
Banjir Bandar Lampung, Peneliti Itera: Ini Bukan Hanya Masalah Alam
Kebakaran Bengkel di Pasar Minggu, 13 Mobil Damkar Diterjunkan
Momen Pilu Wafatnya Mbah Moen, Mata Gus Baha Berkaca-kaca saat Mengisahkan
Nestapa Warga Dompu usai 7 Titik Tanggul Sungai Jebol Muntahkan Air Bah
Viral Rekaman Diduga Menteri Satryo Marah-marah, Kemendikti Sebut Ada Pihak Manfaatkan Momentum
Hal Penting saat Menko Zulhas dan Bupati Ipuk Bahas Ketahanan Pangan
Misteri Titik-Titik Cahaya Merah di Alam Semesta, Bibit Black Hole?
Ada Belasan Luka Tusuk, Polisi Selidiki Penemuan Mayat Gadis Muda di Sawah Gowa