Seorang anak membawa anjingnya di depan kamp pertambangan emas ilegal yang dihancurkan polisi di zona Mega 14, Madre de Dios, Amazon selatan, Peru, (13/7/2015). Tambang emas ilegal ini termasuk dalam wilayah cagar alam hutan Amazon. (REUTERS/Janine Costa)
Pemandagan dari udara kawasan pertambangan emas ilegal di zona yang dikenal sebagai Mega 14, Madre de Dios, Amazon selatan, Peru, (13/7/2015). 10 persen hasil tambang emas ilegal ini menguasi pasar nasional Peru. (REUTERS/Janine Costa)
Pemandagan dari udara kawasan pertambangan emas ilegal di zona Mega 14, Madre de Dios, Amazon selatan, Peru, (13/7/2015). Tambang emas ilegal ini merupakan wilayah cagar alam hutan Amazon. (REUTERS/Janine Costa)
Sejumlah Penambang emas ilegal meninggalkan kamp setelah operasi polisi Peru di zona mega 14, Madre de Dios, Amazon Selatan, Peru (14/7/2015). Tambang emas ilegal ini merupakan wilayah cagar alam hutan Amazon. (REUTERS/Janine Costa)
Polisi Peru saat operasi di kamp pertambangan emas ilegal di zona mega 14, Madre de Dios, Amazon Selatan, Peru (13/7/2015). Selain merusak hutan, limbah tambang emas ilegal ini juga mencemari air. (REUTERS/Janine Costa)
Para penambang emas ilegal berlarian saat kampnya dibakar oleh polisi di Mega 14, di Madre de Dios, Amazon selatan, Peru, (13/7/2015). 10 persen hasil tambang emas ilegal ini menguasi pasar nasional Peru. (REUTERS/Janine Costa)
Pemandagan dari udara kamp kamp pertambangan emas ilegal di zona Mega 14, Madre de Dios, Amazon selatan, Peru, (13/7/2015). Tambang emas ilegal ini merupakan wilayah cagar alam hutan Amazon. (REUTERS/Janine Costa)