Liputan6.com, Bali - Mitra Kukar tidak bisa mengalahkan tim yang bermain di Divisi Utama, Persita Tangerang di pertandingan pertama Piala Presiden 2015. Dalam laga penyisihan Grup C tersebut, tak ada gol yang tercipta.
Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (30/8/2015), sebenarnya tim besutan Jafri Sastra bermain menyerang dan mendominasi permainan. Namun, Persita menunjukkan permainan bertahan dan membuat Mitra Kukar kesulitan menembus lini belakang lawan.
"Saya dan teman-teman bersyukur bisa bertanding lagi, tapi kecewa karena kami mendominasi permainan," kata kapten Mitra Kukar, Zulkifly Syukur selepas pertandingan, Minggu (30/8/2015).
Lebih lanjut, bek Timnas Indonesia itu menyebut Naga Mekes (julukan Mitra Kukar) penyebab timnya gagal menang adalah soal keberuntungan. Menurut Zulkifly, seandainya dewi fortuna berpihak, Mitra Kukar bisa memenangi laga kontra tim berjuluk Pendekar Cisadane itu.
"Seharusnya, kami menang tapi dalam sepak bola ada yang namanya keberuntungan. Kami tidak mendapatkan keberuntungan," ungkap dia. (Cak/Win)
Ditahan Persita, Zulkifly: Mitra Kukar Kurang Beruntung
Dalam laga itu, Persita menahan imbang Mitra Kukar di Piala Presiden.
diperbarui 31 Agu 2015, 00:04 WIBPersita Vs Mitra Kukar (Helmi Fithriansyah/ Liputan6.com)
Advertisement
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Antisipasi Banjir Lahar Dingin Gunung Lewotobi, Basarnas Buat Jalur Evakuasi
Cara Mengatasi Bau Mulut: Panduan Lengkap untuk Napas Segar
Mengenal Trem di Masa Batavia, Moda Transportasi Warga Ibu Kota Tempo Dulu
Astronom Berhasil Potret Bintang di Luar Galaksi untuk Pertama Kalinya
1 Amalan yang Paling Mendekatkan Perempuan ke Surga, Kata Ustadz Adi Hidayat
Momen Prabowo Subianto Beri Anugerah Guru Hebat Indonesia 2024 pada Mbah Guru Matematika dan Pendiri Gubuk Baca
Pilkada Lampung 2024, Ini Kata Pengamat Hukum
Ketika KH Saifuddin Zuhri Ketahuan Menggunjing Mbah Mangli, Karomah Wali
Terganjal Persyaratan D4 dan S1, Nasib 249 Ribu Guru Non-ASN di Indonesia Terancam Tak Dapat Tunjangan Sertifikasi
Prabowo Subianto: Kita Harus Jaga Uang Rakyat
Mengenal ENIAC Komputer Pertama di Dunia
Pusung Tagel, Gelung Tradisional Wanita Bali yang Menggambarkan Kedewasaan