Polisi Enggan Beber Identitas Pelaku Teror Jakarta

Tito menyatakan, ada 2 jenazah yang berhasil diidentifikasi, tetapi polisi tetap mendalami identitas pelaku berdasarkan pemeriksaan DNA.

oleh Audrey Santoso diperbarui 15 Jan 2016, 19:48 WIB
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Tito Karnavian saat launching Segway di Car Free Day, Bundaran HI, Jakarta, Minggu (13/9/2015). (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian enggan membeberkan dengan gamblang hasil identifikasi para korban tewas akibat teror Jakarta. Ia mengatakan kepolisian saat ini sedang mengembangkan identitas mereka, terkait jaringan teroris atau bukan.

Tito menyatakan, ada 2 jenazah yang berhasil diidentifikasi. Tetapi polisi tetap mendalami identitas pelaku berdasarkan pemeriksaan DNA.

"Kita akan cek darah, DNA, dan sidik jarinya. Saya enggak mau sebutkan dulu, biar enggak simpang siur lagi," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/1/2015).


Tito mengatakan pelaku yang berbaju hitam bertopi, celana panjang dan menodongkan pistol, yang bukanlah adik terduga pelaku teror Jakarta, Bahrun Naim.

"Itu sudah teridentifikasi, sepertinya bukan.  Tapi sekali lagi kita belum mau (mengumumkan) sebelum nantinya pasti," ujar Tito.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya