PDIP Siapkan 3 Skenario Hadapi Pilkada DKI Jakarta 2017

Salah satu skenario adalah menyandingkan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan kader internal PDI Perjuangan.

oleh Taufiqurrohman diperbarui 04 Agu 2016, 15:39 WIB
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputeri (kiri) didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat pembukaan sekolah calon kepala daerah PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (28/6/2015). (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - PDI Perjuangan belum menunjuk siapa calon Gubernur DKI Jakarta yang akan diusung pada Pilkada DKI 2017 mendatang. Namun, partai berlambang banteng moncong putih itu telah menyiapkan 3 skenario dalam menghadapi pesta demokrasi 5 tahunan itu.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengatakan, skenario pertama yaitu partainya mengambil calon dari hasil penjaringan tokoh eksternal parpol.

PDI Perjuangan telah menetapkan 6 nama dari 27 nama bakal calon Gubernur DKI Jakarta 2017-2022‎ yang nantinya akan dipasangkan dengan cawagub dari internal partai.

"Skenario kedua, kader kita dipasangkan bersama kader kita juga," kata Eriko saat dihubungi di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Adapun skenario yang ketiga, ia menuturkan, partai besutan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ini siap menyandingkan calon petahana, yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan kadernya bila kedua skenario tak berhasil.

"Skenario ketiga, kita bersama incumbent (petahana), yang tentunya dipasangkan dengan kader PDI Perjuangan," tutur dia.

Menurut Eriko, semua skenario masih dijalankan, dan peluang untuk mengusung Ahok masih terbuka lebar. "Arahnya tergantung PDIP apakah tentu ikut koalisi besar atau bersama incumbent, itu masih terbuka," tandas Eriko.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya