Liputan6.com, Karawang: Walau sudah mulai surut, banjir yang melanda Karawang, Jawa Barat, Ahad (28/3) masih merendam ribuan rumah warga. Termasuk rumah Tania dan Santi, siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Karawang. Kedua pelajar ini tetap harus belajar di tenda pengungsian untuk menghadapi ujian nasional pada Senin besok.
Sementara itu, kondisi di pengungsian yang ramai dan berjubel membuat keduanya tidak bisa berkonsentrasi belajar. Walaupun mengaku siap menghadapi ujian nasional besok, mereka tetap masih khawatir mengingat kondisi yang tidak memadai untuk belajar.
Namun demikian, demi cita-cita untuk menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi membuat Tania dan Santi tabah menghadapi keadaan yang serba terbatas di lokasi penampungan korban banjir. Semoga saja banjir tak mengurangi semangat keduanya untuk menggapai cita-cita.(ADO)
Sementara itu, kondisi di pengungsian yang ramai dan berjubel membuat keduanya tidak bisa berkonsentrasi belajar. Walaupun mengaku siap menghadapi ujian nasional besok, mereka tetap masih khawatir mengingat kondisi yang tidak memadai untuk belajar.
Namun demikian, demi cita-cita untuk menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi membuat Tania dan Santi tabah menghadapi keadaan yang serba terbatas di lokasi penampungan korban banjir. Semoga saja banjir tak mengurangi semangat keduanya untuk menggapai cita-cita.(ADO)