Mahasiswa Sampang dan Polisi Baku Hantam

Mahasiswa yang berunjuk rasa di Kejari Sampang, Madura, bentrok dengan polisi. Bentrokan makin meluas ketika beberapa mahasiswa melemparkan telur ke arah petugas.

oleh Liputan6 diperbarui 07 Jun 2010, 19:00 WIB
Liputan6.com, Sampang: Unjuk rasa mahasiswa di Kantor Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Senin (7/6), diwarnai bentrokan. Keributan terjadi saat para pendemo yang berupaya memasuki ruangan Kepala Kejadi Sampang dihadang polisi. Sebagian mahasiswa baku hantam dengan polisi.

Bentrokan makin meluas ketika beberapa mahasiswa melemparkan telur ke arah petugas. Aksi ini dibalas polisi dengan melayangkan bogem mentah ke beberapa pendemo. Bentrokan akhirnya mereda setelah Kasat Intel Polres Sampang Ajun Komisaris Polisi Ipal Faruk menenangkan pendemo dengan memberikan kepastian bahwa Kajari Sampang Dedy Suherman segera menemui mahasiswa.

Para mahasiswa ini menuntut agar kejaksaan tidak pilih kasih. Menurut mereka, kasus korupsi miliaran rupiah hanya dituntut satu tahun. Sedangkan kasus tiga wanita yang mencabut pohon pisang malah dituntut enam bulan penjara. Jika pihak kejaksaan tidak segera membenahi diri, para mahasiswa dari Forum Komunikasi Mahasiswa Sampang ini akan berunjuk rasa dengan membawa massa yang jauh lebih besar.(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya