Liputan6.com - Jerez Di MotoGP 2017, jumlah senggolan yang terjadi dalam balapan semakin bertambah. Hampir di setiap seri senggolan menjadi pemandangan yang lumrah. Puncaknya adalah MotoGP Australia 2017 di Sirkuit Phillip Island, 22 Oktober 2017.
Dalam balapan MotoGP Australia 2017, tak hanya satu atau dua pembalap saja yang bersaing demi podium juara. Hingga mendekati akhir balapan, ada delapan pembalap yang bersaing untuk merebut kemenangan.
Baca Juga
Advertisement
Saking sengitnya, beberapa kali senggolan pun tak terhindarkan di antara beberapa pembalap. Khusus Valentino Rossi, ia sempat melakukan kontak dengan Marc Marquez, Andrea Iannone, dan Johann Zarco. Untungnya, pembalap Movistar Yamaha itu tetap mampu mengamankan podium kedua.
Ternyata, pengalaman balapan di Australia saat itu belum juga bisa dilupakan Rossi. Selain soal persaingan, performa pada MotoGP Australia membuat Rossi optimistis masih bisa bersaing di musim depan.
"Phillip Island telah memberikan saya kekuatan hebat oasca cedera. Hanya kemenangan di Assen yang membuat saya merasakan hal yang sama. Jika saya telah memenangkan balapan gila seperti Phillip Island, saya akan memiliki kekuatan selama setahun penuh," tutur Rossi, dilansir Speedweek.
Pembalap yang mengoleksi tujuh gelar juara dunia MotoGP itu melanjutkan, "Saya pikir Anda seharusnya bisa menyalip tanpa menyentuh. Ya, saya juga agresif dalam beberapa manuver di awal karier saya dan ada sentuhan. Tapi itu hanya terjadi di akhir balapan. Sekarang sudah dimulai sejak awal."
Rasa Hormat
Saat ini memang ada beberapa pembalap yang dikenal memiliki manuver agresif. Selain Marquez yang tampil sebagai juara dunia, Iannone dan Zarco juga menyandang status tersebut. Tak jarang manuver mereka dianggap terlalu berbahaya.
"Saya telah belajar dalam sebuah balapan, Anda seharusnya tidak hanya fokus membalap motor masing-masing saja. Saya percaya ada rasa hormat. Sulit bagi saya untuk mengatakan apakah batas itu sudah dilewati di Australia. Satu hal yang pasti, pada akhirnya itu adalah pertarungan hebat." kata rossi.
Terlepas dari hal itu, Rossi harus mengakhiri MotoGP 2017 dengan hasil mengecewakan. Ia mencatatkan rekor terburuknya bersama Yamaha setelah hanya finis di peringkat kelima dan hanya mengumpulkan 208 poin.
Advertisement
Statistik Rossi di Semua Kelas
125 cc
Balapan: 30
Menang: 12
Podium: 15
Pole: 5
Fastest lap: 9
Poin: 432
250cc
Balapan: 30
Menang: 14
Podium: 21
Pole: 5
Fastest lap: 11
Poin: 510
MotoGP
Balapan: 301
Menang: 89
Podium: 190
Pole: 54
Fastest lap: 75
Poin: 4.893