Sejumlah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mutiara mengikuti aktivitas belajar di dalam tenda darurat di Kampung Pasir Bayur, Cibeber II, Bogor, Selasa (3/4). Kurang lebih sebulan ini murid kelas 1 hingga 5 belajar di luar kelas. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Siswa melakukan aktivitas belajar di bawah tenda darurat di SDN Mutiara, Kampung Pasir Bayur, Cibeber II, Bogor, Selasa (3/4). Mereka terpaksa belajar di luar karena bangunan sekolah yang berdiri sejak tahun 2009 itu rusak berat. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Sejumlah murid SDN Mutiara mengikuti aktivitas belajar di dalam tenda darurat di Kampung Pasir Bayur, Cibeber II, Bogor, Selasa (3/4). Di sekolah itu, hanya tersisa 2 ruangan yang dipergunakan bagi kelas 6 dan ruangan guru. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Aktivitas belajar mengajar murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mutiara di dalam tenda darurat di Kampung Pasir Bayur, Cibeber II, Bogor, Selasa (3/4). Kurang lebih sebulan ini murid kelas 1 hingga 5 belajar di luar kelas. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Murid SDN Mutiara mengikuti aktivitas belajar di dalam tenda darurat di Kampung Pasir Bayur, Cibeber II, Bogor, Selasa (3/4). Mereka terpaksa belajar di luar karena bangunan sekolah yang berdiri sejak tahun 2009 itu rusak berat. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Aktivitas belajar mengajar di luar ruangan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mutiara di Kampung Pasir Bayur, Cibeber II, Bogor, Selasa (3/4). Di sekolah itu, hanya tersisa 2 ruangan yang dipergunakan bagi kelas 6 dan ruangan guru. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Sejumlah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mutiara mengikuti aktivitas belajar di dalam tenda darurat di Kampung Pasir Bayur, Cibeber II, Bogor, Selasa (3/4). Kurang lebih sebulan ini murid kelas 1 hingga 5 belajar di luar kelas. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Siswa SDN Mutiara melakukan aktivitas belajar di luar ruangan di Kampung Pasir Bayur, Cibeber II, Bogor, Selasa (3/4). Mereka terpaksa belajar di luar karena bangunan sekolah yang berdiri sejak tahun 2009 itu rusak berat. (Merdeka.com/Arie Basuki)