Terdakwa kasus korupsi E-KTP Made Oka Masagung (kanan) dan Irvanto Hendra Pambudi menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12). Irvanto dan Made Oka divonis dengan hukuman 10 tahun penjara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Terdakwa kasus korupsi E-KTP Made Oka Masagung (kanan) dan Irvanto Hendra Pambudi menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12). Irvanto dan Made Oka divonis dengan hukuman 10 tahun penjara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Terdakwa kasus korupsi E-KTP Made Oka Masagung (kanan) dan Irvanto Hendra Pambudi menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12). Irvanto dan Made Oka divonis dengan hukuman 10 tahun penjara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Majelis Hakim membacakan putusan dalam sidang lanjutan terdakwa kasus korupsi E-KTP, Made Oka Masagung dan Irvanto Hendra Pambudi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12). Keduanya divonis dengan hukuman 10 tahun penjara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Terdakwa kasus korupsi E-KTP, Made Oka Masagung seusai menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12). Made Oka divonis hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Terdakwa kasus korupsi E-KTP, Irvanto Hendra Pambudi seusai menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12). Irvanto divonis hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Terdakwa kasus korupsi E-KTP Made Oka Masagung (kanan) dan Irvanto Hendra Pambudi menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12). Irvanto dan Made Oka divonis dengan hukuman 10 tahun penjara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)