Liputan6.com, Tokyo: Masyarakat berbondong-bondong datang, melihat, dan berdoa di depan pohon ajaib yang merupakan simbol rekonstruksi di Prefektur Iwate, Jepang. Satu-satunya pohon pinus di pantai Rikuzentakata yang tetap selamat dari amukan gempa dan tsunami dahsyat setahun lalu. Tak hanya masyarakat di sekitar tempat lokasi yang datang, tapi juga warga yang berasal dari prefektur lainnya hadir di situ dan berdoa bersama.
Situs NHK Ahad (11/3) menulis bahwa pada akhir tahun lalu, kelompok konservasi menemukan pohon-pohon yang mati akibat akar yang membusuk. Namun ada sebuah keajaiban terjadi. Batang pohun pinus yang diperkirakan berusia sekitar 270 tahun tersebut, tak satu pun akar pohonnya membusuk. Pohon pinus ini merupakan satu-satunya yang dapat bertahan pascabencana, padahal sekitar 70.000 pohon pinus di pesisir pantai yang indah itu telah disapu bersih tsunami.
Menurut warga yang hadir di tempat tersebut, area pesisir itu dulunya sangat indah mempesona. Oleh karena itulah, masyarakat berupaya untuk membangun kembali daerah tersebut. (Vin)
Situs NHK Ahad (11/3) menulis bahwa pada akhir tahun lalu, kelompok konservasi menemukan pohon-pohon yang mati akibat akar yang membusuk. Namun ada sebuah keajaiban terjadi. Batang pohun pinus yang diperkirakan berusia sekitar 270 tahun tersebut, tak satu pun akar pohonnya membusuk. Pohon pinus ini merupakan satu-satunya yang dapat bertahan pascabencana, padahal sekitar 70.000 pohon pinus di pesisir pantai yang indah itu telah disapu bersih tsunami.
Menurut warga yang hadir di tempat tersebut, area pesisir itu dulunya sangat indah mempesona. Oleh karena itulah, masyarakat berupaya untuk membangun kembali daerah tersebut. (Vin)