Sejumlah artefak dipamerkan sebelum upacara serah terima di Museum Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (5/7/2019). Kolektor Jepang, Fumiko Takakuwa, secara sukarela mengembalikan sekitar 85 artefak berusia ribuan tahun asal Kamboja. (AP Photo/Heng Sinith)
Kolektor Jepang Fumiko Takakuwa (kiri) menyerahkan sejumlah artefak di Museum Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (5/7/2019). Sebelumnya, Fumiko Takakuwa telah memajang sejumlah artefak asal Kamboja selama dua dekade di rumhanya. (AP Photo/Heng Sinith)
Sejumlah artefak ditampilkan dalam upacara serah terima di Museum Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (5/7/2019). Artefak yang dikembalikan oleh kolektor Jepang tersebut terdiri dari patung Buddha, patung Dewa Siwa Hindu, guci, keramik, dan perhiasan. (AP Photo/Heng Sinith)
Sebuah pedang dipajang bersama artefak lainnya jelang upacara serah terima di Museum Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (5/7/2019). Sekitar 85 artefak yang dijarah selama perang saudara pada tahun 1970-an tersebut dikembalikan oleh kolektor asal Jepang, Fumiko Takakuwa. (AP Photo/Heng Sinith)
Sejumlah artefak dipamerkan sebelum upacara serah terima di Museum Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (5/7/2019). Sekitar 85 artefak tersebut diyakini telah dicuri dari kuil-kuil Kamboja selama perang saudara pada tahun 1970-an. (AP Photo/Heng Sinith)
Kolektor Jepang Fumiko Takakuwa saat hadir dalam upacara serah terima artefak di Museum Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (5/7/2019). Fumiko Takakuwa mengaku senang bisa mengembalikan sekitar 85 artefak ke Kamboja. (AP Photo/Heng Sinith)