Lewat Pengeras Suara, Polisi Minta Demonstran di Palmerah Bubar dan Salat Isya

Demo masih berlangsung ricuh di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat. Polisi lewat pengeras suara meminta peserta demo pulang.

oleh Liputan6.com diperbarui 30 Sep 2019, 19:28 WIB
Demo massa berseragam putih abu-abu dan pramuka terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Demo masih berlangsung ricuh di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat. Polisi lewat pengeras suara meminta peserta demo pulang.

Pantauan Liputan6.com, massa yang berada di sekitaran Stasiun Palmerah masih bertahan. Polisi melalui pengeras suara stasiun mengancam akan menangkap demonstran bila tidak bubar.

Situasi sempat pecah. Aparat sempat melontarkan gas air mata dan terdengar pecahan kaca berulang-ulang. Polisi juga mengimbau para anggota Brimob menahan tensi demo.

Polisi pun mengimbau para demonstran balik kanan saat azan isya berkumandang. 

"Adik-adik SMK, sudah, kembali. Sudah salat isya," ucap polisi melalui pengeras suara.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya