Cara PLN Peringati Hari Listrik Nasional ke-74

PLN menggelar Family Fun Day Keluarga Besar PLN sebagai rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-74.

oleh Liputan6.com diperbarui 12 Nov 2019, 12:45 WIB
Petugas PLN melakukan penyambungan penambahan daya listrik di Jakarta, Rabu (21/6). Menyambut lebaran, PLN memberikan bebas biaya penyambungan untuk rumah ibadah dan potongan 50 persen untuk pengguna selain rumah ibadah. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggelar Family Fun Day Keluarga Besar PLN sebagai rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-74. Acara ini berkaca dari suksesnya penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019 pada 27 Oktober lalu.

Melihat pencapaian hasil penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019 yang tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya, baik dari operasional lintasan lari, catatan waktu yang lebih baik, animo para pelari yang secara umum lebih antusias, serta pemberitaan yang variatif dan mengisi berbagai platform media, memperlihatkan performa penyelenggaraan tahun ini yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Pemberian insentif kepada para pemenang Electric Jakarta Marathon 2019, tidak saja membuktikan komitmen PLN dalam mendukung energi optimisme sebagai bagian dari gerakan sosial bersama, tetapi juga secara konkret, kami ingin menegaskan, kami yang terdepan sebagai influencer energy, bagi kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Plt. Dirut PLN, Sripeni Inten Cahyani.

CEO Inspiro, Ndang Mawardi mengemukakan, pelaksanaan Electric Jakarta Marathon 2019 yang merupakan penyelenggaraan ke-7 tahun ini mencetak sejumlah pencapaian seperti meningkatnya jumlah peserta yang tadinya ditargetkan mencapai 15.000 orang, ternyata melampaui target yaitu 16.500 peserta, dan jumlah ini sudah lebih tinggi dari kepesertaan tahun lalu yang mencapai 12.500 orang.

"Demikian juga dengan jumlah peserta dari mancanegara yang tahun lalu mencapai 1.078 peserta asing yang berasal dari 38 negara, tahun ini melonjak menjadi 1.434 peserta asing dari 45 negara," jelas Ndang.

Atas dasar itu, di tahun ini PLN memberikan insentif bagi para pemenang Electric Jakarta Marathon 2019. Melalui kegiatan internasional ini para peserta menikmati keindahan berbagai landmark ikonik bangunan di Jakarta antara lain Kawasan Kota Tua, Fatahillah Square, Museum Bank Indonesia, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Jembatan Semanggi, dan Gelora Bung Karno (GBK), termasuk melintasi kemegahan gedung–gedung pencakar langit Jakarta. Insentif diberikan kepada 50 pemenang yang ada di berbagai kategori.

Saat ini menjadi momentum yang tepat bagi Indonesia untuk membangun industri lari khususnya untuk penyelenggaraan marathon, mengingat penyelenggaraan olahraga lari sudah banyak diselenggarakan di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, oleh berbagai lembaga dan instansi.

Kesiapan Indonesia untuk mempersiapkan SDM unggul sudah dimulai dengan berdirinya sekolah untuk lari, dukungan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan event lari, serta tersedianya sejumlah SDM berkualitas yang ada di Indonesia. Selain tercatat nama sejumlah atlet pelari marathon, di Indonesia ada seorang Race Director yang juga memiliki sertifikasi dan keahlian dalam bidang marathon, dan profesi kesehariannya adalah sebagai seorang pelatih (coach) untuk lari.

Reporter: Idris Rusadi Putra

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


PLN Mulai Antisipasi Pasokan Listrik di Musim Hujan

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani melakukan sidak memastikan pasokan listrik saat pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di UPB (Unit Pengatur Beban) Cawang, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Persiapan dilakukan demi lancarnya pasokan listrik pelantikan Presiden dan Wapres siang ini. (Dok. PLN)

PT PLN Distribusi Jakarta (Disjaya) mulai memitigasi risiko keamanan kelistrikan untuk mengantisipasi musim hujan yang mulai mengguyur DKI Jakarta.

General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad mengatakan, ‎PLN sudah melakukan antisipasi musim hujan di Jakarta. Caranya dengan melakukan pemeliharaan terhadap 189 gardu distribusi yang memasok rumah pompa di tempat-tempat penting. Gardu tersebut pun sudah ditinggikan sehingga jika wilayah sekitar gardu tersebut banjir, gardu tidak ikut terendam.

"Data historis ada 17 Kecamatan 25 kelurahan dan 86 RW rawan banjir. Pasti disini ada gardu PLN, kabel listrik PLN dan pelanggan PLN," kata Ikhsan, di Kantor PLN Disjaya, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

‎Ikhsan melanjutkan, antisipasi berikutnya juga meninggikan sebanyak 62 gardu distribusi di daerah rawan banjir. Selain itu, PLN juga melakukan inspeksi dan pemeliharaan terhadap kabel tegangan rendah untuk segera dilakukan perbaikan, terutama di lokasi yang sering digunakan untuk berteduh pada saat hujan.

"Gardu ditinggikan 1,5 meter - 2 meter minimal gardu aman kalau mati bisa satu kampung kesetrum semua. Meninggikan instalasi sebanyak 62 gardu distribusi," tuturnya.

  

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya