Update Corona COVID-19 16 Mei: AS Masih Jadi Negara dengan Kasus Terbanyak di Dunia

Per Sabtu 16 Mei 2020, Amerika Serikat masih menjadi negara yang memiliki kasus Virus Corona terbanyak di dunia.

oleh Benedikta Miranti T.V diperbarui 16 Mei 2020, 12:00 WIB
Orang-orang menunggu untuk menerima makanan di sebuah tempat distribusi makanan di Wilayah Brooklyn, New York, Amerika Serikat (AS), (14/5/2020). Jumlah klaim pengangguran awal di AS mencapai 2.981.000 pekan lalu. (Xinhua/Michael Nagle)

Liputan6.com, Jakarta - Angka kasus Virus Corona COVID-19 di dunia per Sabtu 16 Mei 2020 sudah melebihi angka 4,5 juta. Demikian menurut data dari Coronavirus COVID-19 Global Cases by Johns Hopkins CSSE. 

Negara dengan kasus terbanyak pun masih ditempati oleh Amerika Serikat dengan 1.442.824 kasus yang dikonfirmasi. Sedangkan angka kematiannya sudah melebihi 87.000.

Setelah AS, Rusia berada di posisi kedua tertinggi yang memiliki kasus Virus Corona COVID-19 terbanyak. Negara di bawah kepemimpinan Vladimir Putin itu memiliki kasus hingga lebih dari 260 ribu kasus.

Walaupun demikian, angka kematian di Rusia masih tergolong cukup rendah yaitu 2.418.

Kemudian, Inggris menjadi negara di posisi ketiga dengan kasus terbanyak. Inggris memiliki 238.004 kasus dengan lebih dari 34.000 kematian.

Inggris pun memiliki angka kematian tertinggi kedua setelah Amerika Serikat.

Simak video pilihan berikut:


Kematian di AS Diprediksi Lampaui 100.000 pada 1 Juni

Layar menunjukkan ucapan terima kasih terhadap petugas kesehatan terlihat di Times Square, New York, AS, Senin (27/4/2020). Menurut Center for Systems Science and Engineering di Universitas Johns Hopkins hingga 29 April 2020 WIB, jumlah kasus COVID-19 di AS melampaui 1 juta. (Xinhua/Michael Nagle)

Robert Redfield, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, mengatakan model peramalan menunjukkan jumlah kematian akibat Virus Corona COVID-19 di AS akan meningkat dalam beberapa minggu mendatang.

Total korban meninggal diperkirakan akan melampaui 100.000 pada 1 Juni. Ia menyampaikan hal ini melalui tulisan di akun Twitternya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya