10 Negara dengan Tingkat Kematian Tertinggi di Dunia Akibat Corona COVID-19

Daftar 10 negara dengan tingkat kematian tertinggi akibat Virus Corona (COVID-19) per 31 Juli 2020.

oleh Tommy K. Rony diperbarui 03 Agu 2020, 22:30 WIB
Ilustrasi Virus Corona 2019-nCoV (Public Domain/Centers for Disease Control and Prevention's Public Health Image)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo mengungkap tingkat kematian atau case fatality akibat Virus Corona (COVID-19) di Indonesia lebih tinggi ketimbang rata-rata dunia. Tingkat kematian Indonesia saat ini adalah 4,7 persen.

"Angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8 persen dari angka kematian global. Ini yang saya kira menjadi PR kita bersama," ujar Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas, Senin (3/8/2020).

Tingkat kematian Indonesia tidak masuk 10 besar negara dengan kematian tertinggi akibat Virus Corona. Kebanyakan negara yang tingkat kematiannya tinggi adalah negara-negara maju.

Rata-rata negara yang tingkat kematiannya tinggi juga sudah melakukan tes corona secara masif, sehingga kasus-kasus banyak yang terdeteksi.

Namun, ada juga negara yang kasusnya sedikit, tetapi tingkat kematiannya tinggi seperti Yaman. Negara Arab itu menghadapi pandemi di tengah perang saudara.

Berikut 10 negara dengan tingkat kematian tertinggi akibat corona, berdasarkan data Statista per 31 Juli:

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


Yaman Tertinggi

Gencatan senjata di Yaman pada tahun 2016 oleh pasukan Saudi. (AP / Hani Mohammed)

Data kasus dan kematian akibat corona dari Statista per 31 Juli 2020:

1. Yaman

Total kasus: 1.726

Angka kematian: 487 kasus

Persentase: 28,22 persen

2. Inggris

Total kasus: 302 ribu

Angka kematian: 45.999

Persentase: 15,22 persen

3. Belgia

Total kasus: 68.006

Angka kematian: 9.840

Persentase: 14,47 persen

4. Prancis

Total kasus: 210.709

Angka kematian: 30.137

Persentase: 14,3 persen

5. Italia

Total kasus: 247.158

Angka kematian: 35.132

Persentase: 14,21 persen


Selanjutnya

Nursery S. Schouten membuat karya seni berisi pesan dukungan bertulis ‘#StayStrong’ untuk melawan virus corona COVID-19 di ladang tulip di Bant, Belanda, Minggu (26/4/2020). Karya seni ini terbuat dari tiga juta bunga tulip. (AP Phto/Stef Hoffer)

6. Hungaria

Total kasus: 4.484

Angka kematian: 596

Persentase: 13,29 persen

7. Belanda

Total kasus: 53.963

Angka kematian: 6.147

Persentase: 11,39 persen

8. Meksiko

Total kasus: 416.179

Angka kematian: 46.000

Persentase: 11,05 persen

9. Spanyol

Total kasus: 285.430

Angka kematian: 28.443

Persentase: 9,96 persen

10. Kanada

Total kasus: 117.677

Angka kematian: 8.974

Persentase: 7,63 persen


Peringkat Indonesia

Presiden Joko Widodo merapihkan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Dalam kunjungannya Jokowi memastikan Rumah Sakit Darurat siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool)

Indonesia saat ini berada di posisi 24 dengan tingkat kematian tertinggi di dunia, yakni 4,76 persen. Satu-satunya negara Asia Pasifik yang peringkatnya lebih tinggi dari Indonesia adalah China dengan 5,3 persen kematian. 

Peringkat Indonesia berada di antara Peru (4,7 persen) dan Burkina Faso (4,79 persen). 

Swedia yang tidak lockdown memiliki tingkat kematian sebesar 7,16 persen. Angka itu lebih tinggi dari negara-negara lain di Eropa Utara. 

Amerika Serikat dan Brasil tidak masuk 25 besar negara dengan persentase tertinggi, meski keduanya memiliki kasus positif tertinggi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya