Jakarta, - Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Danny Kosasih, masih mengharapkan Filipina tetap mengirim tim basket dan tampil di cabor basket Asian Games 2018. Pihak penyelenggara Asian Games disebut menunggu kepastian Filipina hingga 2 Agustus 2018.
Baca Juga
- Keseruan Bayu Skak Berjumpa Legenda Taekwondo Indonesia
- Api Asian Games 2018 Tiba di Makassar dengan Kapal Dewaruci
- Legenda Taekwondo Indonesia Masih Tak Menyangka Terlibat Pawai Obor Asian Games
Advertisement
Filipina memilih tidak tampil di cabor basket Asian Games 2018 sebagai buntut dari kericuhan yang terjadi di kualifikasi Piala Dunia FIBA 2019 zona Asia. Filipina terlibat keributan dengan Australia kala bertanding pada Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2019 Zona Asia.
Setelah mundur dari Asian Games 2018, Filipina bakal fokus di turnamen berikutnya, termasuk pada kualifikasi Piala Dunia FIBA 2019 serta Piala Dunia FIBA 2023.
"Kami masih mencoba mendekati Filipina supaya tidak mundur. Lagipula permasalahannya dengan FIBA. Kalau bisa jangan main mundur, karena menyusahkan tuan rumah. Apalagi Palestina juga baru saja mundur karena masalah keamanan," kata Danny, dalam perbincangan dengan Bola.com, Minggu (29/7/2018).
Danny mengatakan Filipina memberitahukan pengunduran diri tersebut melalui surat elektronik. Sejauh ini belum ada pemberitahuan melalui surat resmi.
"Kami masih mencoba berbicara lagi. Kami tunggu kepastian sampai tanggal 2 Agustus. Kalau tidak ada kepastian yang kami tinggal. Kalau undian diulang bisa ngamuk-ngamuk semua tim lainnya," kata Danny.
Berdasarkan pengundian grup Asian Games 2018 pada 5 Juli, tim basket putra Filipina tergabung di Grup B, bersama Iran, Suriah, dan Uni Emirat Arab. Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Mongolia, dan Thailand.
Hasil Pengundian Grup Basket
Grup A: Korea Selatan, Mongolia, Indonesia, Thailand
Grup B: Iran, Filipina, Suriah, Uni Emirat Arab
Grup C: Jepang, Qatar, Taiwan, Hong Kong
Grup D: Kazakhstan, China, Palestina
Advertisement