Sukses

Jumlah Penumpang KRL Tertinggi dalam Sejarah di Pelantikan Jokowi

PT KAI Commuter Jabodetabek menyatakan akan menambah 860 kereta dalam lima tahun.

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen PT KAI Commuter Jabodetabek mengatakan telah mencatatkan penumpang tertinggi sepanjang sejarah saat pelantikan Presiden pada 20 Oktober 2014.

Direktur Utama PT KCJ, Tri Handoyo mengaku selama ini jumlah penumpang hanya berkisar 600 ribu per hari, dan saat pelantikan presiden Joko Widodo dan wakil presiden Jusuf Kalla tersebut jumlah penumpang tembus mendekati batas maksimal pelayanan.

"Pada saat pelantikan Pak Jokowi itu kita capai pick season‎ pertama kalinya mencapai 770 ribu penumpang dengan jumlah kapasitas maksimal pelayanan kita 800 ribu penumpang per hari," kata Tri di Stasiun Gambir, Senin (10/11/2014).

Dari total jumlah penumpang yang dilayani KCJ‎ tersebut mayoritas menuju ke beberapa stasiun sekitar Monumen Nasional, seperti stasiun Cikini, Juanda, Gondangdia, dan lain sebagainya.

"Di stasiun Juanda saja itu jumlah penumpangnya naik 3 kali lipat dan itu mulai menurun ketika uforia pesat rakyat usai," tegasnya.

Saat ini KCJ tengah melakukan pengembangan dengan akan kembali mendatangkan beberapa rangkaian KRL bekas yang diimpor da‎ri Jepang. Dalam lima tahun kedepan setidaknya KCJ akan menambah 860 kereta.

Tidak hanya itu, untuk menampung kapasitas penumpang 1,2 juta per hari pada tahun 2019 dirinya melali induk perusahaan yaitu‎ PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga akan membangu beberapa stasiun seperti memperpanjang peron stasiun.‎(Yas/Ahm)