Liputan6.com, Jakarta Tempo Scan terus berkomitmen mewujudkan semangat Bekerja Sepenuh Hati untuk Indonesia, khususnya dalam membangun solidaritas nasional dan bangkit menghadapi COVID-19. Untuk mewujudkan semangat tersebut, Tempo Scan pun memberikan bantuan CSR kepada masyarakat dan tenaga medis.
Baca Juga
Advertisement
Pada awal April 2020, Tempo Scan mengumumkan akan memberi bantuan sejumlah Rp17,5 miliar kepada tenaga medis, rumah sakit, BNPB, Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, PMI dan Lembaga Sosial lain terkait dengan penanganan COVID-19. Akhirnya kurang dari dua bulan sejak pengumuman itu, Tempo Scan berhasil merealisasikan 100% bantuan CSR di bulan Mei 2020.
Adapun bantuan CSR berupa pengadaan Alat Pendeteksi COVID-19, Alat Pelindung Diri (APD) dan Produk Kesehatan telah disalurkan kepada:
- BNPB kepada LBM Eijkman senilai Rp10 miliar
- Sejumlah rumah sakit pemerintah yaitu RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta, RSUP Persahabatan Jakarta, RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan lainnya, senilai Rp2,75 miliar
- Kepolisian Republik Indonesia dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis senilai Rp3 miliar
- PMI, Lembaga Sosial serta Relawan yaitu Yayasan Aksi Cepat Tanggap ACT, Human Initiative, Rumah Zakat, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan lainnya, senilai Rp1,75 miliar
Presiden Direktur Tempo Scan – Handojo S. Muljadi menyatakan bahwa pelaksanaan komitmen tersebut merupakan bagian dari semangat yang dilandasi oleh core value perusahaan yaitu “Bermanfaat” dan “Bertanggung jawab”. Core value itu pun selalu menjadi pedoman utama Tempo Scan sejak lahir hingga berkembang di Indonesia sampai saat ini di usia lebih dari 66 tahun.
Sekadar mengingatkan bahwa Tempo Scan merupakan sebuah kelompok usaha swasta nasional yang telah menghadirkan produk-produk Indonesia yang handal dan bermanfaat, antara lain MY BABY, bodrexin, vidoran, Marina, SOS, hemaviton, bodrex, NEO rheumacyl dan Oskadon. Informasi selengkapnya klik di sini.
(*)