Liputan6.com, Jakarta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara atas keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM Ad Interim menggantikan Arifin Tasrif. Penunjukan itu berdasarkan surat Menteri Sekretaris Negara per 3 Februari 2022.
Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi menyatakan, alasan penunjukan tersebut akibat Menteri Arifin Tasrif saat ini terpapar Covid-19. Sehingga, diperlukan waktu untuk melakukan isolasi mandiri (isoman).
Baca Juga
"Lagi Isoman (terkena Covid-19)," ujarnya saat dihubungi Merdeka.com di Jakarta, Jumat (4/2/2022).
Advertisement
Meski begitu, kondisi Menteri Arifin dipastikan dalam keadaan sehat. Agung menekankan, Menteri Arifin siap kembali menjabat pada pekan depan.
"Kondisinya baik. InsyaAllah minggu depan udah aktif lagi. Mohon doanya aja, sehat kok," tutupnya.
Â
Â
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Bahlil Lahadalia Jadi Pengganti Sementara
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ad Interim menggantikan Arifin Tasrif. Penunjukan itu berdasarkan surat Menteri Sekretaris Negara per 3 Februari 2022.
Demikian dikatakan Staf Khusus Menteri Investasi Tina Talisa. Bahlil sendiri diketahui saat ini masih menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
"Pagi ini dilakukan rapat perdana Menteri ESDM Ad Interim," kata Tina saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (4/2).
Reporter: Sulaeman
Sumber: Merdeka.com
Advertisement