Sukses

Kuwait Ancam Indonesia

Tantangan berat buat Indonesia yang dalam tempo lima hari bertemu Kuwait di babak kualifikasi Piala Asia. Tim dari Jazirah Arab ini mencanangkan enam poin untuk memuncaki Grup B.

Liputan6.com, Kuwait City: Timnas Indonesia harus mewaspadai ancaman yang ditebar Kuwait ada lanjutan kualifikasi Piala Asia 2011. Kampiun 1980 ini menargetkan enam poin dari dua pertemuannya dengan Laskar Merah Putih untuk memuncaki Grup B.

Kuwait berada di peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin. Tim asuhan Goran Tufegdzic, pelatih asal Serbia, berada satu poin di bawah Australia dan Oman. Indonesia sendiri bertengger di posisi juru kunci dengan nilai dua. Pertemuan pertama Indonesia bertandang ke Kuwait City, Sabtu (14/11) dan empat hari kemudian giliran Kuwait berkunjung ke Stadion Gelora Bung Karno.

Situasi sengit ini membuat setiap laga begitu krusial. “Kami harus memenangkan setiap pertandingan—menghadapi Indonesia agar lolos kualifikasi,” kata Tufegdzic kepada the-afc.com. “Jika kami menang Sabtu ini maka kami berkesempatan memuncaki Grup B. Laga kontra Indonesia tidak akan mudah karena mereka profesional dan rapih dalam mengorganisir permainan.”

Untuk meraih poin penuh Tufegdzic sengaja memutar berulang-ulang rekaman pertandingan Indonesia ketika berhadapan dengan Australia dan Oman yang keduanya berkesudahan 0-0. Dalam beberapa tahun belakangan Indonesia kerap kali bertemu Kuwait dan dengan catatan tidak terlalu buruk.

Kesempatan memimpin klasemen juga dimiliki Indonesia, dengan mempertimbangkan hasil laga Oman versus Australia di Muscat, Sabtu ini juga. “Kita tidak ingin menciptakan sejarah kurang bagus jika sampai tidak lolos—ke putaran final Piala Asia,” ucap Nurdin Halid, Ketua Umum PSSI, yang menjanjikan bonus khusus jika sampai timnas menang di Kuwait.

Insan sepakbola di Tanah Air tentunya berharap tim asuhan Benny Dollo mampu lolos untuk keempat kalinya ke putaran final Piala Asia secara berturut-turut setelah 996, 2000, 2004 dan 2007. Pada 1996, di putaran final Piala Asia, Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Kuwait. Dan pada 2000, di ajang yang sama, kedua kesebelasan bermain 0-0. (DIM)