Liputan6.com, Jakarta Chelsea keluar sebagai juara Liga Europa 2018-2019. The Blues menghajar Arsenal di final 4-1 pada Kamis (30/5/2019) dinihari WIB. Gelar juara ini sekaligus mengakhiri penantian panjang manajer Maurizio Sarri.
Sarri belum pernah merasakan meraih gelar bergengsi sejak awal kariernya. Pria Italia itu harus menunggu selama 29 tahun untuk bisa mengangkat trofi bergengsi.Â
Baca Juga
Advertisement
Pria 60 tahun itu memulai karier kepelatihannya di tahun 1990. Sarri lebih banyak melatih di kasta bawah. Dia baru bisa meraih gelar juara bergengsi di klub ke-19.
Prestasi terbaik Sarri di level teratas hanya menjadi runner-up Serie A bersama Napoli. 16 tahun lalu, Sarri sempat merasakan menjadi juara, namun gelar tersebut didapat di level amatir saat Sansovino juara Coppa Italia Serie D tahun 2003.
Sebelum menekuni karier sebagai pelatih, Sarri bekerja di bank. Gaji pertamanya sebagai pelatih hanya 11.000 pound setahun.
Pindah
Meski sukses menjadi juara bersama Chelsea, masa depan Sarri di Stamford Bridge masih tidak jelas. Sarri konon akan dipecat dan digantikan oleh Frank Lampard
Jika dipecat Chelsea, Sarri diperkirakan akan kembali ke Italia. Juventus bersedia menampung Sarri untuk menggantikan Massimiliano Allegri.
Advertisement