Sukses

Milan vs Fiorentina: PR Marco Giampaolo Makin Berat

Laga Milan vs Fiorentina berakhir untuk kemenanga sang tamu dengan skor 1-3.

Liputan6.com, Milan - AC Milan harus menanggung malu saat menjamu Fiorentina di lanjutan Serie A, Minggu (29/9) atau Senin dini hari WIB. Di kandang sendiri, di San Siro, mereka ditekuk sang tamu 1-3.

Allenatore AC Milan, Marco Giampaolo pun menyebut kini dirinya memilih pekerjaan rumah alias PR yang berat. Dia harus mampu membangkitkan skuatnya dari keterpurukan.

Kehadiran Marco Giampaolo di skuat Milan sejauh ini belum terbukti keberhasilannya. Dari enam laga awal Serie A 2019-20, Rossoneri sudah menelan empat kekalahan.

Akibat rentetan hasil buruk ini, Giampaolo pun menjadi pelatih Milan pertama dalam 30 tahun terakhir yang kalah empat kali dalam enam laga awalnya.

Kekalahan dari Fiorentina ini menyadarkan Giampaolo bahwa timnya bermain jauh dari kata kompak. Ia pun bertekad membenahi hal tersebut.

"Saya harus bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dari setiap pemain dan membuat tim ini sekompak mungkin," ujar Giampaolo seusai laga kepada Sky Sport Italia.

"Jika Anda tak bisa memainkan kualitas dan gaya AC Milan, maka saya harus mencoba untuk membuat mereka menjadi tim yang lebih solid," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Pidato Turun Minum 

Dalam laga kontra Fiorentina, Milan tertinggal lebih dulu setelah Erick Pulgar sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-14. Giampaolo mengaku bahwa ia sudah memberikan motivasi saat jeda turun minum pada skuatnya.

"Melakukan sesuatu bersama-sama membantu Anda mengatasi kesulitan. Anda berbagi tugas, Anda bekerja sama, Anda tak kesulitans secara individual," itulah pidato Giampaolo saat turun minum.

3 dari 3 halaman

Belum Ampuh

Namun motivasi Giampaolo rupanya belum ampuh membangkitkan skuat Milan. Apalagi dengan kartu merah yang didapat Mateo Musacchio pada menit ke-55.

Fiorentina pun mampu menambah dua gol, masing-masing lewat aksi Gaetano Castrovilli dan Franck Ribery. Sementara Milan sempat memperkecil ketinggalan berkat gol debut Rafael Leao.

Sumber: Sky Sport Italia

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, Published 30-09-2019)