Liputan6.com, Barcelona - Keinginan Barcelona untuk memulangkan Neymar dari Paris Saint Germain (PSG) ternyata tidak main-main. Para pemain Blaugrana bahkan bersedia membantu pihak manajemen untuk 'mengakali' aturan Financial Fair Play (FFA) demi mendapatkan pemain Brasil itu.Â
Hal ini diungkapkan oleh bek Barcelona, Gerard Pique, dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Spanyol. Seperti dilansir AS, dalam perbincanga tersebut, kekasih penyanyi ternama Shakira itu mengungkapkan bahwa para pemain rela potong gaji demi Neymar.Â
Baca Juga
"Kami tidak menghamburkan uang," kata Pique dalam wawancara itu.Â
Advertisement
"Yang kami sampaikan kepada presiden adalah apakah kontrak kami bisa diubah sebab kami tahu ada masalah dengan aturan Financial Fair Play," beber Pique menambahkan.Â
Potong gaji yang dimaksud Pique bukan berarti mereka bakal kehilangan pendapatan. Sebab langkah itu, dilakukan hanya demi memperbaiki neraca keuangan klub selama bursa transfer. Setelah proses ini selesai, manajemen tetap membayarkan sisa gaji mereka.Â
"Lalu kami katakan kepada presiden, daripada menerima sesuatu di tahun pertama, kami bisa mendapatkannya di tahun kedua dan ketiga," kata Pique menjelaskan.Â
Â
* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS
Sempat Tertarik
Neymar sebenarnya baru dua memasuki musim kedua di PSG. Sebelumnya dia diboyong oleh Les Parisiens usai mengaktifkan klausul pelepasannya pada tahun 2017. Demi membawa Neymar ke Paris, PSG harus mengeluarkan dana hingga mencapai 222 juta euro.Â
Namun Neymar ternyata tidak kerasan. Belakangan dia mulai berulah sampai puncaknya pada bursa transfer musim panas lalu Neymar terang-terangan ingin pindah dari PSG.Â
Barcelona berusaha memanfaatkan kesempatan ini untuk memulangkan Neymar. Namun hingga bursa transfer ditutup, Barca tidak juga berhasil mendapatkan tanda tangannya.Â
"Pada akhirnya kami ingin bersama-sama melakukannya dengan klub dan jika kami bisa membantu klub, termasuk dalam hal menghindari masalah FPA, kami tidak punya masalah untuk melakukannya. Daripada mengurangi gaji kami, itu lebih kepada mencari solusi agar bila klub ingin mendapatkan Neymar mereka bisa melakukannya," ujar Gerard Pique.
"Saat itu, klub mengaku tertarik dengan ide itu, tapi masalah lain akhirnya datang."
Advertisement
Penjara Emas
Pada kesempatan yang sama, Pique juga ditanya mengenai peluang memulangkan Neymar ke Cam Nou. Menurutnya, hal itu bukan mustahil bisa terjadi di waktu mendatang.Â
"Dalam sepak bola semuanya mungkin terjadi dan setiap tahun semuanya akan semakin jelas. (Dulu) Kami katakan kepada Neymar 'Kau akan masuk penjara emas'. Namun dalam sepak bola apapun bisa terjadi dan Anda menemukan pintu yang terbuka," katanya.
Saksikan juga video menarik di bawah ini:
Â
Berita video 40 pemain kandidat peraih Ballon d'Or 2019.