Sukses

Pandemi Corona Covid-19: Soal Liga, Asosiasi Pemain Spanyol Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Spanyol menjadi negara kedua terparah di dunia yang terdampak virus corona setelah Amerika Serikat.

Liputan6.com, Madrid - Asosiasi pemain sepak bola Spanyol (AFE) tidak akan membiarkan anggotanya bermain di tengah pandemi virus Corona Covid-19. AFE menegaskan hanya akan mengizinkan hal itu jika ada lampu hijau dari pemerintah Spanyol.

"Kesehatan menjadi topik perdebatan utama dalam hal ini dan asosiasi pemain satu suara," tulis pernyataan resmi AFE seperti dilansir Marca.

"Para pemain ingin ada persetujuan dari Menteri Kesehatan terkait kelanjutan aktivitas olahraga," lanjut AFE.

Spanyol menjadi negara kedua terparah di dunia yang terdampak virus Corona setelah Amerika Serikat. Menurut data world O meters, Rabu (22/4/2020) pukul 15.00 WIB, ada 204.178 kasus Corona di Spanyol.

Dari jumlah itu, 21.282 di antaranya meninggal dunia. Pemerintah Spanyol pun memberlakukan aturan karantina di seluruh wilayahnya agar virus Corona tidak menyebar lebih luas.

Alhasil, pertandingan olahraga termasuk Liga Spanyol harus berhenti. Situasi itu membuat beberapa klub pusing karena kehilangan pemasukan.

Operator Liga Spanyol pun terus mencari cara agar kompetisi berlangsung kembali. Salah satunya adalah dengan menghelat pertandingan tanpa penonton.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Hanya Patuhi Pemerintah

AFE mengatakan, para pemain hanya akan mematuhi peraturan dari Menteri Kesehatan dan Dewan Olahraga Nasional (CSD). Pasalnya, para pemian menganggap kedua pihak itulah yang paling berwenang.

"Mereka akan menyampaikan keluh-kesah dan perhatian mereka ke Kementrian Kesehatan dan CSD," kata AFE.

Liga Spanyol sudah memasuki pekan ke-27. Barcelona masih memuncaki klasemen dengan 58 poin, unggul dua poin dari Real Madrid.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Spanyol

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini