Liputan6.com, Jakarta Liverpool akhirnya bisa membalas perlakuan Chelsea pada bursa transfer musim panas 2023. Â
Setelah pemain incarannya Moises Caicedo dibajak The Blues, gantian klub besutan Jurgen Klopp yang makin dekat merekrut pemain bidikan Chelsea Romeo Lavia.
Baca Juga
Seperti diketahui, The Reds memang sudah dikaitkan dengan sejumlah gelandang musim panas ini. Moises Caicedo dan Romeo Lavia menjadi salah duanya.Â
Advertisement
Akan tetapi, rencana mereka selalu saja mendapat gangguan dari Chelsea. The Blues semula amat berambisi mendatangkan Caicedo ke Stamford Bridge.
Di saat yang hampir sama, tim racikan Mauricio Pochettino rupanya juga turut membidik Lavia dari Southampton.Â
Liverpool pun dipaksa menerima nestapa dalam perburuan tanda tangan Caicedo. Meski sempat berada di garis depan berkat tawaran senilai 111 juta poundsterling yang diajukan, The Reds pada akhirnya tunduk pada kehendak sang pemain.Â
Caicedo konon lebih berminat hijrah ke Stamford Bridge ketimbang Anfield. Alhasil Chelsea melakukan akselerasi dengan menyepakati biaya transfer fantastis seharga 115 juta poundsterling demi meluluhkan hati Brighton & Hove Albion.
Liverpool Bisa Balas Dendam
Beruntung, Liverpool akhirnya bisa balas dendam melalui Romeo Lavia. Laporan Metro mengeklaim The Reds kini gantian menyalip Chelsea dalam proses pengejaran pemain Southampton.Â
Tak tanggung-tanggung, Liverpool bahkan sudah menyepakati biaya transfer dengan klub yang menaungi pemain incarannya. The Reds konon rela membayar 60 juta poundsterling sebagai mahar mendatangkan Lavia ke Anfield.Â
Hal ini sekaligus mengakhiri saga penawaran Liverpool terhadap Southampton. Pasalnya, The Reds sudah beberapa kali mengajukan proposal kepada The Saints, tetapi terus mendapat penolakan dari kubu Championship.
Advertisement
Liverpool Masih Punya PR
Kendati begitu, bukan berarti jalan Liverpool mendatangkan Lavia dipastikan mulus. Laporan menyebut The Reds masih punya PR untuk meyakinkan sang pemain agar mau hijrah ke Anfield.
Kegagalan merayu Romeo Lavia bakal membuat The Reds mengulangi nestapa yang sama dengan kasus Caicedo. Liverpool kala itu juga sudah sepakat dengan Brighton, tetapi rencananya malah dipatahkan oleh sang pemain incaran.