Liputan6.com, Jakarta - Manchester United mengalami awal yang cukup sulit pada musim 2023/2024 yang sedang berlangsung. Padahal, Setan Merah telah menghabiskan 170 juta pound untuk mendatangkan pemain baru.
Meski sudah mendatangkan Rasmus Hojlun dari Atalanta dengan harga 72 juta pound di musim panas, MUÂ siap kembali ke bursa transfer. Juara Inggris 20 kali itu kemungkinan tidak akan menawarkan kontrak baru kepada Anthony Martial dan diyakini bakal mendapatkan pengganti yang baik.
Baca Juga
Menurut jurnalis Sacha Tavolieri, MU telah menyatakan minat serius untuk memikat striker RB Leipzig Lois Openda. Setan Merah sudah menanyakan detail terkait potensi transfer sang bintang.
Advertisement
Namun, Manchester United diperkirakan akan menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan kepindahan penyerang Belgia itu ke Old Trafford. MU telah diberi tahu RB Leipzig untuk mengeluarkan 78 juta pound atau sekitar Rp 1,48 triliun untuk mengontrak Openda.
Â
Lois Openda Bisa Jadi Pemain Efektif untuk Manchester United
Lois Openda bisa menjadi pemain efektif bagi Manchester United. Mobilitasnya bagus dan penyelesaian akhir yang klinis akan membantu Setan Merah unggul di sepertiga akhir.
Penyerang tengah dengan kecepatan kaki kanan ini telah mencetak 45 gol dan membuat 10 assist untuk Lens dan Vitesse pada dua musim terakhir. Penyerang berusia 23 tahun itu juga tampil mengesankan di Leipzig, mencetak lima gol dan memberikan dua assist dalam 10 pertandingan sejauh ini.
Striker timnas Belgia itu saat ini masih terikat kontrak dengan RB Leipzig hingga Juni 2028.
Â
Advertisement
Manchester United Awali Musim 2023/2024 dengan Buruk
Manchester United mengawali musim 2023/2024 dengan hasil cukup buruk. Skuad racikan Erik ten Hag hanya mencatat empat kemenangan dalam 10 pertandingan di semua kompetisi.
Alhasil, Setan Merah tercecer di peringkat klasemen Liga Inggris. Sedangkan di Liga Champions berada di posisi terakhir atau empat pada Grup A Liga Champions.
Hasil itu membuat posisi Erik ten Hag mulai digoyang. Muncul desakan dari fans MU agar ahli taktik asal Belanda tersebut dipecat.