Liputan6.com, Jakarta Apa jadinya bila kamu menemukan bahwa ternyata teman kosanmu biasa tidur dengan sampah yang bertumpuk? Membayangkannya saja sudah buat bergidik, bukan?
Baca Juga
Advertisement
Itulah yang ditemukan oleh seorang warganet bernama Vaioretto Evagaden. Di akun Twitter-nya, @ksiezyc26, ia membagikan pengalamannya mendapati salah satu teman kosnya memiliki kebiasaan menimbun sampah di kamarnya.
Menurut Vairetto, ia tak menyangka hal yang selama ini dia lihat di berita ternyata terjadi di lingkungannya sendiri. Wanita itu menjelaskan bahwa sebenarnya dia sendiri tidak terlalu mengenal penghuni kamar tersebut karena kesibukan masing-masing.
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
Sampah di mana-mana
Namun, karena penghuninya telah pergi selama dua bulan dan tak bisa dihubungi, pemilik kos tersebut pun memutuskan untuk membereskan kamar itu untuk disewakan ke penghuni baru. Alangkah kagetnya mereka saat membuka kamar tersebut dan mendapati sampah yang bertumpuk.
SUMPAH GW KAGET BANGET BIASA LIAT DI BERITA SEKARANG LIAT SENDIRI DI KOSAN GW ADA ORANG YANG SELAMA INI TIDUR SAMA SAMPAH😭😭😭😭 pic.twitter.com/c5QfoMIsIS
— 𝐕𝐚𝐢𝐨𝐫𝐞𝐭𝐭𝐨 𝐄𝐯𝐚̄𝐠𝐚̄𝐝𝐞𝐧 (@ksiezyc26) July 12, 2020
Dari foto yang diambil oleh Vairetto, tampak puluhan botol plastik berserakan di kamar itu. Juga terlihat plastik bungkus makanan di mana-mana. Bahkan saking penuh sampahnya, di kamar itu hanya tersisa sedikit ruang tanpa sampah di atas kasur untuk tidur.
Advertisement
Merupakan gangguan kejiwaan
Dalam dunia medis, kebiasaan menumpuk sampah di tempat seseorang tinggal biasa disebut sebagai hoader. Ini merupakan sebuah penyakit di mana penderitanya menimbun sampah atau barang-barang dan merasa sayang untuk membuangnya.
Sebenarnya orang yang pintar
Setelah diselidiki, ternyata penghuni kamar tersebut sebenarnya orang yang pintar. Hal tersebut diketahui dari CV penghuni yang tertinggal di mana ditulis bahwa ia merupakan lulusan universitas swasta ternama di Jakarta dengan GPA hampir cumlaude.
Tak hanya itu, profesi terakhir penghuni kamar tersebut adalah Product and Business Development di salah satu perusahaan Manajer Investasi di Jakarta yang cukup terkenal. Baik Vairetto dan warganet yang mengetahui bahwa kebiasaan menumpuk sampah tersebut merupakan gangguan kejiwaan berharap si penghuni yang kini entah di mana mau mencari bantuan profesional.
Advertisement
Respons warganet
Warganet pun menanggapi hal tersebut dengan komentar yang beragam. Ada yang merasa kasihan, jijik, ada pula yang merasa bersyukur karena sifat malas mereka belum ada apa-apanya.
"Gue pemalas tapi setelah liat ini kayanya gue masih mending," cuit @suasimnida.
"i think the owner's room need some help, please reach her," cuit @bibyurl.
Cuitan itu sendiri hingga kini telah dibagikan lebih dari 18 ribu kali dan disukai lebih dari 61 ribu kali.