Liputan6.com, Jakarta - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III berhasil meraih prestasi di ajang 14th Anugerah BUMN 2025, yang digelar oleh BUMN Track dan BTA Academy pada Kamis, (20/3/2025) di Jakarta.
Dalam acara ini, PTPN III sukses membawa pulang empat penghargaan sekaligus, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia.
PTPN III memperoleh tiga penghargaan dalam kategori korporasi, serta satu penghargaan khusus yang diberikan kepada Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara, Mohammad Abdul Ghani.
Advertisement
Penghargaan yang diterima antara lain, kategori Strategi Pertumbuhan Perusahaan Terbaik (Peringkat II), ESG (Environmental, Social, and Governance) Perusahaan Terbaik (Peringkat I), Kolaborasi Strategis Perusahaan Terbaik (Peringkat II), dan The Best CEO Developing Talent yang diberikan kepada Direktur Holding Perkebunan Nusantara PTPN III.
“Penghargaan ini adalah buah dari dedikasi dan kerja sama solid di seluruh lini perusahaan. Kami terus berupaya memperkuat strategi pertumbuhan, menerapkan prinsip keberlanjutan melalui ESG, serta menjalin kolaborasi strategis demi mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,” ujar Ghani, dalam keterangannya, Jumat (21/3/2025).
Ia menambahkan bahwa transformasi yang dijalankan PTPN Group akan terus berlanjut guna mendukung daya saing industri perkebunan nasional. Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi PTPN III sebagai pelopor transformasi disektor perkebunan nasional.
“Perusahaan berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat daya saing global, serta memberikan kontribusi positif bagi ekonomi dan masyarakat Indonesia,” sambungnya.
Menteri BUMN Erick Thohir mengaku bertemu dengan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin terkait dugaan Pertamina Patra Niaga menjual BBM oplosan kepada masyarakat.
Ajang Menginspirasi Bagi Perusahaan Lainnya
Dalam kesempatan itu, CEO BUMN Track, SH Sutarto mengatakan, Anugerah BUMN 2025 menjadi panggung penghormatan bagi mereka yang berkontribusi terhadap peningkatan daya saing BUMN secara global, sekaligus menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
“Kami percaya bahwa upaya terbaik untuk melawan stigma tersebut adalah dengan terus menunjukkan kinerja positif, tata kelola yang baik, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Sutarto.
Advertisement