Liputan6.com, Montana - Porselen tidak hanya memiliki nilai keindahan saat bentuknya masih utuh, tapi juga saat sudah hancur berkeping-keping. Seniman asal Israel ini membuktikannya.
Menggunakan bertumpuk-tumpuk porselen yang dipecah-belah, seniman Zemer Peled dengan telaten menyusunnya hingga menyerupai bunga mekar atau terumbu.
"Karyaku ini mengeksplor keindahan sekaligus brutalnya alam liar. Bahasa yang disampaikan dari karya seni pahatku dibentuk menyerupai lanskap dan alam, dan menarik perhatian dengan tema memori, identitas, dan tempat," begitu tulis Zemer di boredpanda.com yang dikutip Kamis (21/5/2015).
Advertisement
Menurutnya, teknik pembuatan dalam karya ini menggabungkan tema bengis dan lembut di saat yang bersamaan.
"Dengan kata lain, karyaku ini adalah duri geometris yang ada dalam wujud yang memikat. Terkesan lembut, namun sesungguhnya tajam."
Berikut beberapa karya cantik ala Zemer Peled.
Single Bloom, 2014
Shards Flower No. 1, 2014
Large Peony And Peeping Tom, 2014
Bunch Of Shards No. 1, 2015
Bunch Of Shards No. 3, 2014
Single Central Bloom, 2015
Zemer di antara pecahan keramik
Zemer lahir dan dibesarkan di Kibbuts, bagian Utara Israel. Setelah menyelesaikan gelar BFA dari Akademi Desain dan Seni Bezazel di Jerusalem, ia mendapat gelar MA dari Royal College of ART di Inggris.
Sekarang ini wanita berambut panjang itu tinggal dan bekerja di Archie Brat Foundation Residency di Helena, Montana, AS. (Ikr/Tnt)