Liputan6.com, Alabama: Badai kuat melanda wilayah selatan Amerika Serikat, Senin silam, sehingga menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai lebih dari 100 warga. Menurut Birmingham News, ada sekitar 170 rumah penduduk hancur di Clay, timur laut Birmingham. Sebanyak 150 rumah lainnya juga mengalami kerusakan ringan akibat sapuan badai tersebut.
Seperti dilansir laman Xinhua, Selasa (24/1), Alabama menjadi negara yang mengalami kerusakan paling parah di antara negara-negara yang terkena dampak badai besar itu. Buktinya, banyaknya kerusakan dan korban yang berjatuhan di Oak Grove, dan wilayah Clay.
Badai itu melanda Great Lakes hingga Teluk Meksiko dan bergerak melintasi Alabama pada malam hari. Alhasil menghasilkan badai besar dan kemungkinan membentuk tornado. Banyak rumah rata dengan tanah, jendela hancur dan atap beterbangan. Badai besar tersebut juga menimbulkan hujan es dan angin kencang di Arkansas, Tennessee, Illinois dan Mississippi.(TNT/ANS)
Seperti dilansir laman Xinhua, Selasa (24/1), Alabama menjadi negara yang mengalami kerusakan paling parah di antara negara-negara yang terkena dampak badai besar itu. Buktinya, banyaknya kerusakan dan korban yang berjatuhan di Oak Grove, dan wilayah Clay.
Badai itu melanda Great Lakes hingga Teluk Meksiko dan bergerak melintasi Alabama pada malam hari. Alhasil menghasilkan badai besar dan kemungkinan membentuk tornado. Banyak rumah rata dengan tanah, jendela hancur dan atap beterbangan. Badai besar tersebut juga menimbulkan hujan es dan angin kencang di Arkansas, Tennessee, Illinois dan Mississippi.(TNT/ANS)