Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kesehatan Korea Selatan kembali melaporkan tiga kasus kematian Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS). Jumlah kasus ini menambah daftar korban jiwa menjadi 23.
NBC, Kamis (18/6/2015) melaporkan, ribuan warga Korea Selatan saat ini masih dikarantina untuk mencegah perluasan penyebaran penyakit. Rumah sakit bergengsi Samsung Medical Center di Seoul bahkan telah menutup akses layanan kesehatan dan kunjungan wisatawan lantaran di sana sebagian besar infeksi terjadi. (Baca: Jadi Pusat Penyebaran MERS, Satu Rumah Sakit di Korsel Tutup)
"Sekitar 6.500 orang masih karantina di beberapa di rumah sakit. Sebagian lainnya dalam pengawasan di rumah dan beberapa desa," tulis keterangan pejabat kesehatan setempat.
Baca Juga
Kementerian Kesehatan setempat menambahkan, data terakhir, ada 165 kasus MERS di Korea Selatan yang di antaranya telah membunuh 23 orang.
Advertisement