Liputan6.com, Jakarta Cara mengajari anak membaca bisa menjadi momen-momen penting bagi pertumbuhan buah hati. Belajar membaca bukanlah proses 'alami' yang terjadi dengan sendirinya. Ini adalah salah satu proses kompleks yang membutuhkan pengajaran yang tepat dari berbagai keterampilan dan strategi. Cara mengajari anak membaca bisa dilakukan ketika anak mulai memasuki masa sekolah.
Baca Juga
Advertisement
Sebagai orangtua, penting untuk mengetahui langkah dan cara mengajari anak membaca. Membaca adalah keterampilan penting yang nantinya akan memengaruhi kegiatan anak di sekolah dan lingkungannya. Cara mengajari anak membaca mulai dapat diterapkan pada buah hati di masa pra sekolah dan TK.
Cara mengajari anak membaca memerlukan kesabaran dan strategi tersendiri agar anak cepat paham dan tak mudah bosan. Dalam cara mengajari anak membaca, orangtua perlu menjadikan proses ini sebagai pengalaman yang positif dan bermanfaat. Berikut cara mengajari anak membaca yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (22/7/2019).
Memahami keterampilan inti membaca pada anak
Penting untuk diingat bahwa belajar membaca melibatkan berbagai keterampilan yang berbeda. Ada lima komponen penting dalam keterampilan membaca. Ini adalah keterampilan yang dibutuhkan semua anak untuk berhasil belajar membaca. Keterampilan ini meliputi:
- Kesadaran fonemik
Kemampuan untuk mendengar dan memanipulasi suara yang berbeda dalam kata-kata.
- Fonetik
Mengenali hubungan antara huruf dan suara yang dihasilkannya.
- Kosakata
Memahami makna kata-kata, definisi, dan konteksnya.
- Pemahaman membaca
Memahami makna teks, baik dalam buku cerita dan buku informasi.
- Kefasihan
Kemampuan membaca dengan keras dengan kecepatan, pengertian dan akurasi.
Advertisement
Buat kartu sederhana
Hal pertama yang perlu dilakukan saat mengajari anak membaca adalah memperkenalkan anak pada huruf dan kata. Buat kartu sederhana dengan menggunting lembar warna-warni bertuliskan huruf.
Buat dua set setiap huruf dengan warna yang sama dan letakkan secara terpisah di dua keranjang. Pegang satu kartu dan minta anak untuk mencari yang sama dari keranjang lain. Ini akan membantu anak Anda mengenali huruf dengan warna.
Anda bisa mulai mengembangkan teknik belajar dengan kartu ini ketika anak mulai mengenal dan menghafal huruf. Buat jenis kartu lain seperti kartu bergambar dengan deskripsi kata di bawahnya.
Anda juga bisa menuliskan sebuah kata di selembar kertas. Bacakan kata itu dan minta dia mengulanginya. Kemudian mintalah dia untuk membuat bunyi awal, tengah dan akhir dari kata tersebut secara terpisah. Bantu dia memahami bahwa vokal dapat mewakili berbagai suara.
Gunakan lagu anak-anak untuk membangun kesadaran fonemis
Lagu dan sajak anak-anak tidak hanya menyenangkan. Sajak dan ritme membantu anak-anak untuk mendengar suara dan suku kata dalam kata-kata, yang membantu mereka belajar membaca. Cara yang baik untuk membangun kesadaran fonemik adalah dengan bertepuk tangan bersama dan melafalkan lagu secara serempak.
Aktivitas bermain dan ikatan ini adalah cara yang fantastis bagi anak-anak untuk secara implisit mengembangkan keterampilan literasi yang akan mengatur mereka untuk keberhasilan membaca. Anak mungkin belum bisa membaca, tetapi mereka menghafal dengan baik salah satu caranya adalah melalui musik.
Advertisement
Libatkan anak dalam membaca tulisan
Ciptakan peluang harian untuk membangun keterampilan membaca anak dengan melihat kata-kata yang tercetak. Melihat kata-kata yang dicetak (pada poster, grafik, buku, label, dll.) Memungkinkan anak-anak untuk melihat dan menerapkan koneksi antara suara dan simbol huruf.
Saat Anda bepergian, tunjukkan kata pada poster, papan iklan, dan tulisan lainnya. Fokus pada huruf pertama dalam kata-kata. Tanyakan kepada anak Anda, bagaimana bunyi dari huruf itu, apa kata lain yang dimulai dengan huruf tersebut atau kata apa yang berirama dengan kata itu.
Baca bersama setiap hari dan ajukan pertanyaan tentang buku yang dibaca
Banyak orang tidak menyadari betapa banyak keterampilan yang dapat diambil melalui tindakan sederhana membaca kepada seorang anak. Tidak hanya menunjukkan kepada mereka cara mengucapkan kata-kata, Anda juga membangun keterampilan pemahaman, mengembangkan kosa kata, dan membiarkan mereka mendengar seperti apa suara pembaca yang fasih.
Perkuat keterampilan pemahaman anak Anda dengan mengajukan pertanyaan saat membaca. Untuk anak-anak yang lebih kecil, dorong mereka untuk terlibat dengan gambar seperti "Apakah kamu melihat perahu? Apa warna kucingnya?". Untuk anak-anak yang lebih besar, ajukan pertanyaan tentang apa yang baru saja Anda baca, seperti "Mengapa menurutmu burung kecil itu takut?"
Anak senang melihat gambar-gambar berwarna. Pilih buku dengan tekstur berbeda sehingga anak Anda dapat menjelajahinya melalui sentuhan. Untuk anak yang lebih tua, pilih buku yang sedikit rumit tentang topik ramah anak. Pilih dari hewan, burung, kendaraan atau kegiatan yang berhubungan dengan anak.
Advertisement
Sabar dan buat semenyenangkan mungkin
Setiap anak belajar dengan kecepatannya sendiri, jadi selalu ingat satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan adalah membuat proses belajar tetap menyenangkan. Dengan membaca secara teratur, mencampurkan kegiatan-kegiatan sehari-hari dan membiarkan anak memilih buku-buku mereka sendiri sesekali, Anda akan menanamkan kecintaan awal untuk membaca.
Kemampuan membaca bervariasi dari anak ke anak. Beberapa anak bisa jadi cepat membaca sementara yang lain lebih lama. Sebagai orang tua, penting untuk diingat di sini bahwa setiap anak berbeda. Bimbing anak dengan lembut untuk membaca. Mengadopsi sikap positif dan toleran akan membuatnya menjadi pembaca yang percaya diri. Selamat membaca!