Liputan6.com, Jakarta VPN adalah salah satu teknologi yang mulai banyak digunakan di internet. Saat ini banyak layanan VPN yang bisa diakses gratis maupun berbayar. VPN adalah salah satu solusi untuk meningkatkan keamanan dalam berselancar internet.
Baca Juga
Advertisement
VPN juga biasanya digunakan untuk mengakses situs-situs yang tidak bisa diakses pada satu negara. Ini karena VPN adalah teknologi yang mampu menutupi alamat protokol internet (IP) sehingga tindakan online hampir tidak dapat dilacak. VPN adalah layanan yang menyediakan beberapa fitur unik untuk membuat kamu tetap aman saat online.
Kini, menggunakan VPN adalah kebutuhan tersendiri. Meski bisa melindungi privasi, penggunaan VPN adalah hal yang tak boleh dilakukan sembarangan. Menggunakan VPN yang tidak jelas asal usulnya justru akan membahayakan privasimu. Bijak menggunakan VPN adalah kunci keamanan data yang sesungguhnya.
Berikut pengertian tentang VPN, cara kerja, manfaat, dan dampak negatifnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(22/03/2021).
Mengenal VPN
VPN adalah singkatan dari virtual private network atau jaringan pribadi virtual. VPN adalah teknologi yang memberi penggunanya privasi dan anonimitas online dengan membuat jaringan pribadi dari koneksi internet publik. VPN menutupi alamat protokol internet (IP) sehingga tindakan online Anda hampir tidak dapat dilacak.
Layanan VPN membuat koneksi yang aman dan terenkripsi untuk memberikan privasi yang lebih baik. VPN dapat digunakan untuk mengakses situs web yang dibatasi wilayah, melindungi aktivitas browsing dari orang mengintip lewat Wi-Fi publik, dan banyak lagi.
VPN awalnya dibuat untuk menghubungkan jaringan bisnis bersama secara aman melalui internet atau memungkinkan seseorang mengakses jaringan bisnis dari rumah. Seiring waktu, penggunaan VPN makin populer untuk kebutuhan lainnya. Dengan VPN, kamu bisa mengakses sumber daya jaringan lokal dari jarak jauh dan melewati sensor Internet.
Advertisement
Cara kerja VPN
Cara kerja VPN adalah dengan membuat jaringan di dalam jaringan, atau sering juga disebut tunneling. Proses ini bertujuan untuk membuat jalur koneksi secara privat dengan memanfaatkan struktur jaringan lain. Hal inilah yang dapat membuat pengguna VPN bisa mengakses dengan mudah situs-situs yang diblokir.
Umumnya, ketika kamu mengakses sebuah website di internet, maka kamu akan terhubung dengan ISP (Internet Service Provider). Semua trafik data permintaan untuk website yang kita akses akan melewati server ISP dan bisa dilihat oleh pihak ISP. Ketika menggunakan VPN, hanya pengguna server VPN yang bisa mengetahui trafik data pengguna dan situs yang dibuka oleh pengguna. Pengguna melakukan koneksi dengan internet mirip seperti menggunakan jaringan lokal pribadi, sehingga lebih aman dan juga bisa mengakses banyak situs dari internet.
Pentingnya VPN
VPN penting untuk mengamankan data dan informasi pribadi saat terhubung dengan Wi-Fi publik. Menjelajahi web atau bertransaksi di jaringan Wi-Fi yang tidak aman berarti kamu dapat mengekspos informasi pribadi dan riwayat browsermu.
Misalnya, saat kamu berada di sebuah ruang publik dengan Wi-Fi publik. Kamu mungkin membuka email penting bahkan melakukan transaksi keuangan melalui mobile banking. Data-data ini bisa saja disadap oleh orang asing yang menggunakan jaringan yang sama. Enkripsi dan anonimitas yang disediakan VPN membantu melindungi aktivitas online.
Advertisement
Manfaat menggunakan VPN
Dengan menggunakan VPN, aktivitas internetmu akan jauh lebih aman. Jika kamu terhubung ke jaringan Wi-Fi publik yang sama menggunakan VPN, kamu dapat yakin bahwa tidak ada seorang pun di jaringan itu yang dapat melihat apa yang kamu lakukan.
Selain itu, Dengan VPN, kamu juga dapat terhubung ke server di negara lain dan memalsukan lokasimu. VPN juga dapat memberikan akses ke situs web yang diblokir. Dengan VPN, dimungkinkan untuk melakukan tunnel ke negara lain dengan kebijakan yang tidak terlalu menindas, dan mengakses situs yang seharusnya diblokir.
Dampak negatif
Jika menggunakan VPN yang terpercaya, VPN bisa sangat bermanfaat dalam menjaga privasi. Sebaliknya, jika kamu menggunakan sembarang VPN, terutama yang gratis, keamanan privasimu justru malah terancam. Sejumlah penyedia VPN gratis bisa cukup nakal untuk menjual data-data penggunanya.
Ini sebabnya, penting untuk tidak sembarang menggunakan VPN. Dampak negatif dari menggunakan VPN sembarangan adalah kebocoran data, malware, hingga pencurian data pribadi.
VPN apa pun aman hanya jika kamu membaca cetakan kecil dalam persyaratan dan kebijakan privasi. Selalu periksa untuk melihat jenis data apa yang disimpan VPN, jika tidak, datamu mungkin dibagikan oleh pihak ketiga.
Advertisement
Cara memilih VPN yang aman
Lihat kebijakan privasi
Sebelum memilih VPN, pikirkan apakah VPN yang kamu pilih menghormati privasimu. Cek kebijakan privasi VPN tersebut. ereka harus memiliki kebijakan tanpa pencatatan, yang berarti bahwa mereka tidak pernah melacak atau mencatat aktivitas online.
Apakah VPN menetapkan batas data
Bergantung pada penggunaan internet, bandwidth mungkin menjadi faktor penentu yang besar bagimu. Pastikan layanan VPN sesuai dengan kebutuhanmu dengan memeriksa untuk melihat apakah akan mendapatkan bandwidth penuh yang tidak diukur tanpa batasan data.
Lokasi server
Putuskan lokasi server mana yang penting bagimu. Jika kamu ingin tampil seolah-olah kamu mengakses Web dari lokal tertentu, pastikan ada server di negara itu.
Apakah kamu dapat mengatur akses VPN di banyak perangkat
Jika kamu seperti konsumen pada umumnya, kamu biasanya menggunakan antara tiga dan lima perangkat. Idealnya, kamu dapat menggunakan VPN pada semuanya secara bersamaan.
Biaya
Jika harga penting bagimu, maka kamu mungkin berpikir bahwa VPN gratis adalah pilihan terbaik. Ingat, bagaimanapun, bahwa beberapa layanan VPN mungkin memang tidak membebanimu dengan uang, tetapi kamu mungkin harus “membayar” dengan cara lain, seperti sering muncul iklan atau meminta informasi pribadi dikumpulkan dan dijual kepada pihak ketiga.