Liputan6.com, Jakarta Farmasi adalah salah satu cabang ilmu kesehatan yang berfokus pada pengembangan, produksi, dan penggunaan obat-obatan untuk pengobatan atau perawatan penyakit. Ilmu farmasi melibatkan studi tentang kimia obat, farmakologi, toksikologi, farmakokinetik, dan farmakodinamik untuk memahami cara kerja obat di dalam tubuh manusia dan cara-cara menghasilkan obat dalam bentuk yang aman dan efektif.
Baca Juga
Advertisement
Farmasi adalah cabang ilmu kesehatan yang sangat penting karena obat-obatan menjadi salah satu bentuk perawatan medis yang paling umum digunakan di seluruh dunia. Farmasis bertanggung jawab dalam menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien, serta memastikan bahwa obat-obatan tersebut aman dan efektif digunakan.
Berikut ulasan tentang farmasi adalah cabang ilmu kesehatan yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (31/3/2023).
Pengertian Farmasi
Farmasi adalah ilmu yang berkaitan dengan penyediaan, pengembangan, dan penggunaan obat-obatan untuk pengobatan atau perawatan penyakit. Farmasi juga melibatkan studi tentang cara kerja obat di dalam tubuh manusia, termasuk interaksi obat dengan sistem biologis, dan juga cara-cara menghasilkan obat dalam bentuk yang aman dan efektif.
Sebagai salah satu cabang dari ilmu kesehatan, farmasi adalah kajian yang bertujuan untuk memastikan bahwa obat-obatan yang digunakan oleh pasien adalah aman, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan individu. Farmasis berperan dalam menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien, serta memberikan informasi yang diperlukan untuk memastikan pasien memahami penggunaan obat dengan benar.
Selain itu, farmasi juga melibatkan pengembangan obat-obatan baru dan penelitian tentang cara-cara untuk meningkatkan pengobatan dan perawatan penyakit. Hal ini melibatkan studi tentang bagaimana obat-obatan bekerja di dalam tubuh manusia dan bagaimana mereka dapat digunakan untuk mengobati penyakit atau memperbaiki kondisi medis.
Dalam praktiknya, farmasi melibatkan berbagai jenis profesi yang berbeda, termasuk farmasis klinis, farmasis industri, dan farmasis akademik. Farmasis klinis bekerja di lingkungan klinis, seperti rumah sakit atau apotek, untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan obat-obatan yang tepat dan aman. Sementara itu, farmasis industri terlibat dalam pengembangan dan produksi obat-obatan baru dan memastikan keamanan dan efektivitas produk-produk tersebut. Farmasis akademik bekerja di universitas dan lembaga pendidikan lainnya untuk melakukan penelitian dan pengajaran dalam bidang farmasi.
Advertisement
Peran Farmasi
Farmasi adalah cabang ilmu kesehatan yang memainkan peran yang sangat penting. Farmasi menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien, memastikan keamanan dan efektivitas obat-obatan, mengembangkan obat-obatan baru, memberikan informasi dan saran tentang obat-obatan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup pasien. Berikut ini adalah beberapa peran utama farmasi di dunia kesehatan.
1. Menyediakan Obat-obatan
Farmasi bertanggung jawab dalam menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien. Hal ini meliputi mengidentifikasi obat yang tepat untuk kondisi medis pasien, memastikan bahwa dosis yang diresepkan sesuai, dan memberikan informasi yang diperlukan untuk memastikan pasien memahami penggunaan obat dengan benar.
2. Memastikan Keamanan dan Efektivitas ObatÂ
Farmasi adalah kajian yang memainkan peran penting dalam memastikan keamanan dan efektivitas obat-obatan. Farmasis melakukan evaluasi dan pengujian yang ketat untuk memastikan obat-obatan aman digunakan dan memiliki efektivitas yang terbukti dalam mengobati penyakit atau kondisi medis.
3. Mengembangkan Obat Baru
Farmasi juga terlibat dalam pengembangan dan produksi obat-obatan baru. Hal ini meliputi penelitian dan pengembangan obat baru, pengujian dan evaluasi, serta produksi obat-obatan dalam bentuk yang aman dan efektif.
4. Memberikan Informasi Tentang ObatÂ
Farmasi juga berperan dalam memberikan informasi dan saran tentang obat-obatan kepada pasien dan tenaga medis lainnya. Hal ini meliputi informasi tentang dosis, efek samping, interaksi dengan obat-obatan lain, dan cara penyimpanan obat-obatan yang tepat.
5. Berkontribusi Meningkatkan Kualitas Hidup PasienÂ
Dalam praktiknya, farmasi berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup pasien dengan memastikan pasien mendapatkan obat-obatan yang aman dan efektif, serta memberikan informasi yang diperlukan untuk memastikan pasien memahami penggunaan obat dengan benar.
Lingkup Kajian Farmasi
Lingkup kajian farmasi meliputi berbagai aspek yang berkaitan dengan obat-obatan dan pengobatan penyakit. Berikut beberapa hal yang termasuk dalam lingkup kajian farmasi.Â
1. Kimia Obat
Farmasi adalah ilmu yang mempelajari kimia obat dan cara-cara menghasilkan obat dalam bentuk yang aman dan efektif. Ini termasuk pengembangan, sintesis, dan pemurnian zat aktif dalam obat, serta formulasi obat dalam bentuk yang sesuai untuk penggunaan manusia.
2. FarmakologiÂ
Farmasi mempelajari bagaimana obat bekerja di dalam tubuh manusia, termasuk cara kerja, efek samping, dan interaksi obat-obatan. Hal ini meliputi studi tentang obat-obatan pada tingkat molekuler, seluler, dan organ.
3. ToksikologiÂ
Farmasi mempelajari efek toksik atau beracun obat-obatan pada tubuh manusia dan cara mengidentifikasi dan mencegah efek samping yang tidak diinginkan.
4. FarmakokinetikÂ
Farmasi mempelajari bagaimana obat bergerak di dalam tubuh manusia, termasuk bagaimana obat diserap, didistribusikan, dimetabolisme, dan diekskresikan.
5. FarmakodinamikÂ
Farmasi mempelajari efek obat pada organ dan sistem dalam tubuh manusia serta bagaimana obat menghasilkan efek terapeutik atau mengobati penyakit.
6. Pengembangan Obat Baru
Farmasi terlibat dalam pengembangan obat-obatan baru untuk pengobatan penyakit dan kondisi medis yang belum terpenuhi. Hal ini meliputi penelitian dan pengembangan obat baru, pengujian dan evaluasi obat baru, serta produksi obat baru dalam bentuk yang aman dan efektif.
7. Manajemen Farmasi
Farmasi adalah kajian yang juga melibatkan manajemen obat dan perawatan pasien yang berkaitan dengan penggunaan obat-obatan, termasuk pengadaan, distribusi, dan penyimpanan obat-obatan serta pemantauan penggunaan obat oleh pasien.
8. Informasi dan Edukasi ObatÂ
Farmasi memberikan informasi dan edukasi tentang obat-obatan kepada pasien dan tenaga medis lainnya. Hal ini meliputi informasi tentang dosis, efek samping, interaksi dengan obat-obatan lain, dan cara penyimpanan obat-obatan yang tepat. Selain itu, farmasi juga terlibat dalam pendidikan dan pelatihan tenaga medis tentang obat-obatan dan penggunaannya.
Advertisement
Profesi yang Berkaitan dengan Ilmu Farmasi
Ada banyak profesi yang berkaitan dengan ilmu farmasi. Semua profesi ini bekerja sama untuk memastikan bahwa pasien menerima pengobatan yang aman, efektif, dan tepat. Berikut beberapa profesi yang berkaitan dengan ilmu farmasi.
1. ApotekerÂ
Apoteker adalah profesi kesehatan yang berkaitan dengan pengobatan menggunakan obat-obatan. Apoteker bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pasien menerima obat yang tepat, dalam dosis yang tepat, dan dengan cara yang aman dan efektif.
2. Peneliti Farmasi
Peneliti farmasi adalah profesi yang terlibat dalam pengembangan obat baru untuk pengobatan penyakit dan kondisi medis yang belum terpenuhi. Mereka melakukan penelitian dan pengujian obat-obatan baru untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya sebelum obat tersebut dapat digunakan pada pasien.
3. Teknisi Farmasi
Teknisi farmasi membantu apoteker dalam mengelola obat-obatan di apotek atau rumah sakit. Mereka membantu dalam proses pengisian resep, mengemas obat, serta memastikan stok obat tersedia dan disimpan dengan benar.
4. Konsultan Farmasi
Konsultan farmasi membantu perusahaan farmasi dalam pengembangan, pemasaran, dan distribusi obat-obatan. Mereka juga memberikan saran dan rekomendasi tentang penggunaan obat-obatan kepada tenaga medis dan pasien.
5. Penulis Medis
Penulis medis terlibat dalam menulis dan mengedit materi edukatif dan informasi tentang obat-obatan untuk pasien dan tenaga medis. Mereka membantu dalam menyusun panduan pengobatan dan menjaga kualitas informasi yang diberikan tentang obat-obatan.
6. Penyedia Layanan Kesehatan
Banyak penyedia layanan kesehatan seperti dokter, perawat, dan ahli gizi juga bekerja dengan ilmu farmasi dalam pengobatan pasien. Mereka bekerja sama dengan apoteker dan konsultan farmasi untuk memastikan pasien menerima pengobatan yang tepat dan efektif.
7. Regulator FarmasiÂ
Regulator farmasi adalah profesi yang bertanggung jawab untuk mengawasi produksi, pengujian, dan distribusi obat-obatan untuk memastikan keamanan dan efektivitas obat-obatan yang digunakan oleh masyarakat.