Max Verstappen, yang telah meraih gelar juara dunia Formula 1 sebanyak empat kali, menyatakan dukungannya kepada Marc Marquez untuk memenangkan MotoGP 2025. Ia yakin bahwa pembalap asal Spanyol tersebut akan memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan tim barunya, yaitu Ducati Lenovo Team.
Verstappen dan Marquez memiliki hubungan persahabatan yang erat karena keduanya adalah atlet yang didukung oleh Red Bull. Mereka baru-baru ini tampil bersama dalam acara bincang-bincang bertajuk 'Sport and Talk from Hangar-7' yang disiarkan di Servus TV, Salzburg, Austria. Acara tersebut merupakan event terakhir Marquez yang berkolaborasi dengan Red Bull.
Baca Juga
9 Wisata PIK 2 yang Seru dan Menarik, Jadi Pilihan Destinasi saat Liburan
Cetak 2 gol dan 2 Assist dalam Debutnya meski Diejek Lawan, Nguyen Xuan Son Bawa Kemenangan Timnas Vietnam dan Jadi Juara Grup B Piala AFF
Pratama Arhan Jadi Pemain Timnas Indonesia Pertama yang Capai 50 Penampilan di Era Shin Tae-yong
Seperti yang telah diketahui, Marquez akan mengakhiri kemitraannya dengan Red Bull pada tanggal 31 Desember 2024 setelah 17 tahun bekerja sama. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Ducati Lenovo Team disponsori oleh Monster Energy, yang merupakan pesaing Red Bull. Pasalnya, Ducati Lenovo Team disponsori oleh kompetitor Red Bull, Monster Energy.
Advertisement
Luangkan waktu untuk menonton MotoGP di antara jadwal Formula 1
Dalam kesempatan tersebut, Verstappen mengungkapkan bahwa dirinya adalah penggemar setia MotoGP dan selalu menyempatkan diri untuk menonton balapan tersebut, meskipun terkadang jadwalnya bertabrakan dengan akhir pekan balapan Formula 1. Ia memang sangat menyukai MotoGP sehingga berusaha menyaksikan setiap pertandingannya.
"Saya adalah fans berat MotoGP dan saya selalu mencoba menonton setiap balapan. Saya selalu membawa tablet saya ke sirkuit," ungkap pembalap Oracle Red Bull Racing ini seperti yang dikutip oleh Speedweek pada Minggu (22/12/2024). Verstappen tidak hanya menikmati balapan tersebut, tetapi juga mendukung salah satu pembalapnya.
Dia juga menyatakan bahwa dirinya mendukung Marquez untuk kembali menjadi juara dunia di MotoGP 2025. Menurut Verstappen, Marquez akan memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan tim barunya, namun kehadiran Pecco Bagnaia sebagai rekan setimnya akan memudahkan proses adaptasi tersebut.
Advertisement
Berencana Mencoba Moto3 dan Moto2 Sebelum Menjelajahi MotoGP
"Marc adalah enam kali juara dunia MotoGP. Tentu saja Anda butuh waktu untuk terbiasa dengan tim baru. Namun, Anda juga selalu bisa banyak belajar dari rekan setim Anda. Saya yakin Marc bakal tampil baik. Ia adalah yang terbaik di grid," ujar Verstappen.
Dalam wawancara tersebut, pembalap berusia 27 tahun ini menyatakan keinginannya untuk mencoba tes MotoGP, seperti yang telah dilakukan oleh beberapa pembalap F1 lainnya. Verstappen sendiri belum pernah mencoba motor MotoGP karena ada larangan dari Red Bull Racing dengan alasan keselamatan. Meskipun begitu, keinginannya untuk merasakan pengalaman tersebut tetap kuat.
Verstappen juga mengungkapkan bahwa sebelum mencoba motor MotoGP, ia ingin lebih dulu mengendarai motor Moto3 dan Moto2 sebagai bagian dari proses adaptasi.
"Saya bakal senang melakukannya, tetapi bakal lebih bijak untuk memulai dari mesin Moto3 atau Moto2," pungkas pembalap Belanda ini.
Langkah ini dianggapnya lebih bijaksana agar dapat menyesuaikan diri dengan karakteristik motor yang berbeda sebelum beralih ke MotoGP.
Â
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence