Sukses

KPU: Jokowi-JK Belum Lengkapi Dokumen Pendaftaran Pilpres

Pasangan Jokowi-JK masih harus melengkapi dokumen, termasuk di antaranya dokumen kesehatan.

Liputan6.com, Jakarta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan, bakal pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla belum melengkapi dokumen persyaratan pendaftaran sebagai peserta Pilpres 2014.

"Jokowi masih kurang 3 dokumen termasuk di antaranya 2 dokumen kesehatan, sedangkan Jusuf Kalla masih kurang 9 dokumen, termasuk juga 2 dokumen kesehatan. Dan untuk keduanya (masih kurang) 2 dokumen pencalonan," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Senin 19 Mei malam.

Pada masa pendaftaran peserta Pilpres, setiap bakal pasangan calon harus membawa serta dokumen persyaratan administratif, yang telah disosialisasikan kepada partai politik.

Jika bakal pasangan calon belum melengkapi berbagai jenis dokumen, seperti yang diatur dalam Undang-Undang dan Peraturan KPU, maka masih diberikan masa perbaikan hingga 27 Mei.

"Prinsipnya, mereka harus menyertakan semua berkas persyaratan itu pada saat pendaftaran. Kalau nanti ditemukan ada kekurangan, kami memberikan kesempatan untuk memperbaiki," ujar Hadar.

Izin Perpanjangan Waktu

Jokowi dan Jusuf Kalla menjadi bakal pasangan calon yang pertama kali mendaftar ke KPU Pusat pada Senin 19 Mei siang. Menurut prosedur tahapan pendaftaran dan seleksi, bakal pasangan calon wajib menjalani rangkaian tes kesehatan sehari setelah mendaftarkan diri ke KPU.

Namun, Jokowi keberatan dengan peraturan tersebut dan meminta pemeriksaan kesehatannya ditunda hingga Kamis 22 Mei mendatang.

"Jadwal pemeriksaan itu sedang dikoordinasikan, karena seharusnya menurut prosedur itu kalau hari ini mendaftar, besok langsung pemeriksaan kesehatan. Tetapi kelihatannya mereka mengusulkan untuk ditunda," ungkap Hadar.

Akibat permintaan penundaan tes kesehatan tersebut, KPU belum mengeluarkan surat pengantar medical check-up bagi pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Surat pengantar itu nantinya wajib dibawa pada saat pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto.

"Tadinya sudah kami siapkan surat pengantar itu, tetapi kami belum bisa mengeluarkan surat pengantar karena ada permintaan ditunda dari mereka," ujar Hadar.

Jokowi, dalam sambutannya usai mendaftarkan diri, menginginkan tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto dilakukan Kamis 22 Mei pekan ini.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua KPU dan seluruh jajarannya, yang telah memberikan pelayanan dengan baik kepada kami. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSPAD (Gatot Subroto) pada Kamis (22/5)," kata Jokowi. (Ant)

EnamPlus