Liputan6.com, Jakarta Sekolah Dasar Islam Darul Falah, Tambak yang terletak di ujung timur kabupaten Banyumas itu menggelar acara Ma’had Ramadan 1436 H. Kegiatan rutin tiap Ramadan itu diisi dengan berbagai acara yang telah disusun oleh panitia.
1. Ta’lim Orang tua
Selasa, 7 Juli 2015, hari itu kegiatan para siswa sedikit berbeda. Seluruh peserta didik SD Islam Darul Falah mengadakan buka bersama dan ta’lim orang tua peserta didik. Acara yang bekerja sama dengan komite sekolah itu berjalan lancar.
Advertisement
Kegiatan tersebut berlangsung mulai dari pukul 15.30 hingga menjelang buka puasa. Ta’lim diisi dengan pengajian yang disampaikan Al Ustadz Achmad Al Fajri dengan tema “Mengelola pengeluaran menjelang Lebaran”.
Beliau mengajak para orang tua agar bijak dalam mengelola keuangan dengan cara menabung dan merinci kebutuhan rutin, sedia untuk urusan sosial kemasyarakatan, jangan lupa zakat, dan yang terakhir baru untuk belanja.
“Ketika punya uang biasanya yang dibeli adalah barang yang disukai, bukan yang dibutuhkan. Mari lebih cerdas dalam mengelola uang supaya lebih tepat guna dan tidak sia-sia”. lanjut Beliau.
Bertempat di Masjid Al Falah ta’lim tersebut diikuti dengan seksama oleh para orang tua. Menurut Bonis Restiyanti, salah satu pengurus komite sekolah, mengatakan, “Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar orang tua murid, lebih kenal, lebih dekat dan punya rasa memiliki sebagai saudara satu naungan di sekolah”. jelasnya.
2. Bagi ta’jil dan bakti sosial
Di samping ta’lim orang tua murid, di waktu yang bersamaan para siswa membagikan ta’jil. Sebanyak 250 ta’jil dibagikan kepada warga kompleks SD Islam Darul Falah Tambak.
Ta’jil tersebut dibagikan di 4 titik lokasi yaitu di kompleks SD (desa Gumelar Lor, Tambak), desa Plangkapan-Tambak, desa Gumelar Kidul-Tambak, dan desa Kradenan-Sumpiuh.
Pembagian ta’jil dilakukan oleh peserta didik kelas tiga hingga kelas enam dengan pendampingan guru. Mereka harus berjalan kaki untuk membagikan ke rumah-rumah warga atau kepada orang yang mereka temui di jalan.
Untuk lokasi yang agak jauh menggunakan kendaraan pick up. Setelah semua ta’jil dibagikan anak-anak kembali ke sekolah untuk menunggu adzan magrib dan berbuka bersama teman-teman. Sedangkan kegiatan untuk kelas 1 dan 2 adalah menonton film di kelas.
Ta’jil yang berupa macam-macam kue tersebut diperoleh dari infak seluruh peserta didik, guru dan karyawan SD Islam Darul Falah yang dikumpulkan selama Ramadan. Uang infak tersebut terkumpul kurang lebih sebanyak Rp. 11.000.000,-.
Selain bagi ta’jil, uang infak tersebut juga dialokasikan untuk bakti sosial kepada kaum dhuafa dan fakir miskin di kompleks sekolah dan untuk siswa yang membutuhkan.
Bakti sosial tersebut (8/6: Rabu, 6 Juli 2015) berupa uang yang dibagikan kepada sekitar 75 kaum dhuafa dan fakir miskin, serta 45 siswa yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, tiap tahun saya menerima infak ini, saya senang sekali dan bersyukur ini sangat bermanfaat,” ungkap salah satu penerima infak itu.
3. Buka bersama
Thong thong bleng, suara bedug menandakan waktu berbuka tiba. Peserta ta’lim orang tua, siswa, dan para guru pun membatalkan puasa mereka dengan ta’jil kurma dan teh hangat.
Setelah itu mereka menunaikan sholat magrib berjamaah. Orang tua murid berjamaah di masjid sedangkan peserta didik berjamaah di ruang kelas.
Usai melaksanakan sholat magrib berjamaah, mereka mengambil makan untuk berbuka bersama. Selesai berbuka para orang tua menjemput putra-putrinya untuk kembali ke rumah mereka masing-masing.
Adzro Aniqoh Azzah Zulfa Diyanah, salah satu siswa kelas empat, mengatakan, “Alhamdulillah bisa ikut buka puasa bareng teman-teman, asyik banget apa lagi tadi ikut bagi ta’jil juga, walaupun capek tapi seru,” jelas Zulfa.
Adanya kegiatan Ma’had Ramadan ini, selain diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat juga sebagai sarana sosialisasi pihak sekolah dengan masyarakt sekitar.
Menurut ketua panitia, Wiwit Setyani, mengatakan, “Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak juga bisa merasakan nikmatnya berbagi dengan sesama, orang tua juga mendapatkan ilmu melalui ta’lim, sedangkan untuk para guru mudah-mudahan bisa mengambil ilmu dari kegiatan ini, Insha Allah kegiatan rutin ini akan berlangsung kembali di Ramadan mendatang,” ungkap Wiwit, sapaan akrabnya.
Ahmad Yasir, menyampaikan, “Jazakumullahu khairon katsiiron atas kerja sama semua pihak sehingga acara ini bisa berjalan lancar. Semoga bisa menjadi salah satu kegiatan yang dapat menginspirasi dalam mengisi ramadhan agar menjadi lebih bermakna.” jelas Yasir, Kepala sekolah SD Islam Darul Falah.
Pengirim:
Annisa Rahayu (guru SD Islam Darul Falah, Tambak Banyumas)
twitt: anish_anisah