Liputan6.com, Jakarta Rasanya manusia selalu berpikir bahwa diri mereka adalah satu-satunya spesies terbaik di dunia, spesies yang dapat berkembang dengan baik.
Namun, ternyata manusia memiliki satu kelemahan dibandingkan satu hewan yang sering dijadikan peliharaan, ikan mas. Apakah itu?
Baca Juga
Baca Juga
Dilansir dari purewow.com, Kamis (23/6/2016), sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Microsoft Corporation menemukan bahwa manusia memiliki durasi perhatian yang lebih rendah dibandingkan dengan ikan mas.
Advertisement
Rata-rata durasi perhatian manusia adalah delapan detik, sedangkan rata-rata durasi perhatian yang dapat dilakukan oleh ikan mas adalah sembilan detik.
Banyak peneliti menyebutkan smartphone adalah penyebabnya. Pada tahun 2000, awal smartphone sedang digilai oleh semua orang di dunia, rata-rata durasi perhatian manusia adalah 12 detik. Namun, 16 tahun kemudian, otak manusia telah begitu terstimulasi bahwa fokus bukan lagi sebuah hal penting.
Para peneliti mencontohkan bahwa saat ini orang-orang bahkan sudah tidak tertarik untuk melihat satu bungkus hadiah dan penasaran akan apa yang ada di dalamnya.
Ini tidak sepenuhnya buruk. Penelitian yang sama membuktikan bahwa ketergantungan manusia pada teknologi mobile telah meningkatkan kemampuan untuk melakukan segala hal dengan multitasking.
Dengan kata lain, Anda dapat menonton sebuah acara hingga tamat dengan memeriksa instagram sebanyak 10 kali. Hebat, bukan?