Sukses

Terjungkal ke Kawah Ciremai, Kuswandi Tewas

Pendaki asal Cirebon bernama Kuswandi tewas di Gunung Ciremai. Jenazahnya dalam kondisi mengenaskan di bawah bibir kawah sedalam 300 meter dengan luka di kepala.

Liputan6.com, Kuningan: Kuswandi, seorang pendaki asal Cirebon tewas setelah terjungkal ke kawah Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat. Jenazah korban yang dinyatakan hilang tiga hari silam tersebut baru bisa dievakuasi, Kamis (1/11) petang, karena medan yang sulit dan cuaca buruk. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan dengan luka di kepala serta patah tangan dan kaki.

Proses evakuasi dilakukan Tim Search and Rescue (SAR) dari Kelompok Akar Kuningan, Wanadri Bandung, Keluarga Besar Pecinta Alam Pandawa, dan Mapala Amic Cirebon sejak Kamis siang dan selesai malam hari. Penyebab lamanya evakuasi tersebut adalah keberadaan jenazah korban sejauh 300 meter di bawah bibir kawah. Menurut Komandan Tim SAR Aktivitas Anak Rimba Amalo, korban mendaki gunung tertinggi di Jabar tersebut sejak Jumat pekan silam, bersama lima temannya.

Saat itu, mereka menempuh jalur Sadarehe, Kecamatan Rajagaluh yang jarang dilalui pendaki. Untungnya, mereka selamat sampai Puncak Ciremai. Namun, ketika meniti bibir kawah, Kuswandi terpeleset dan jatuh ke dalam kawah. Berdasarkan catatan SCTV, sebanyak 20 orang tewas di Gunung Ciremai sejak 1990 silam. Dari rentang waktu tersebut, korban terbanyak ada pada 1990, ketika sembilan peziarah asal Karawang tewas di tempat tersebut.(SID/Ridwan Pamungkas)
    EnamPlus