Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan maut antara mobil Toyota Fortuner dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Daan Mogot KM 15, tepatnya di depan sebuah pabrik minyak subuh tadi.
Kendaraan berpelat B 201 RFD itu diduga milik seorang pejabat. Kasubdit Bina Penegakkan Hukum (Bin Gakkum) Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto membantah spekulasi tersebut.
Menurut dia, pemilik sekaligus pengendara mobil ini adalah warga sipil. "(Pelat nomor) Itu bukan milik angkatan. Pemilik dan pengemudi (warga) sipil biasa," ujar Budi kepada Liputan6.com di Jakarta, Senin (8/3/2016).
Baca Juga
Mobil tipe minibus yang dikemudikan Riki Agung Prasetyo (24) itu diduga menabrak sepeda motor B 4068 BFI yang sedang dikendarai Zulkahfi Rahman (30). Rahman tak sendirian kala itu. Dia membonceng istrinya, Nuraini (23).
Keduanya tewas ditempat bersama dua penumpang Fortuner bernama Tatang Satriana dan Evi. Jasad keempat korban tewas kini disemayamkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta untuk proses autopsi.
"Yang meninggal di tempat ada 4, pengendara motor dan istrinya, dua lagi penumpang Fortuner," tutur Budi.
Sementara itu, 3 korban kecelakaan yang menderita luka ringan dilarikan ke RS Mitra Keluarga kawasan Kalideres, Jakarta Barat untuk mendapatkan pertolongan pertama, "Yang luka, lukanya ringan kok."