Liputan6.com, Tangerang - RM, pelaku yang menyiram air keras guru ngaji di Tangerang lantaran berselingkuh dengan istri korban, ternyata sudah merencanakan aksinya enam bulan lalu.
Kapolsek Teluknaga, AKP Dodi Abdul Rohim menerangkan, air keras yang disimpan dalam ember biru bekas makanan ringan itu sudah ada sejak enam bulan di rumah RM.
Baca Juga
"Air keras itu menurut keterangan pelaku sudah ada di rumah RM sejak enam bulan yang lalu. Itu air keras sudah bekas pabrik tempat dia bekerja," ungkap Dodi di Mapolrestro Tangerang Kota, Selasa (3/9/2019).
Advertisement
RM kala itu sempat bekerja di sebuah pabrik yang mengelola peleburan logam menjadi bahan baku dan membutuhkan air keras. Dari situ, kata Dodi, RM menyimpan sebagian air keras yang dia dapatkan dari tempat bekerja dulu.
"Jadi RM ini sempat bekerja di pabrik peleburan logam gitu dan menyimpan sisa air kerasnya di dalam rumahnya. Selama enam bulan dia simpan," terangnya.
Saksikan video pilihan berikut ini:
Ajak Anak Dibawah Umur
Seperti diberitakan sebelumnya, RM mengajak AG yang masih di bawah umur, untuk melancarkan aksinya. Air keras tersebut disiramkan ke tubuh korban, sepulangnya korban dari mengajar ngaji.
RM ingin memisahkan korban dengan istrinya. Meski sempat mendapatkan perawatan intensif selama tiga malam di rumah sakit, korban yang bernama Hasanuddin itu, akhirnya meninggal dunia.
Advertisement