Liputan6.com, Jakarta Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma mengatakan, kementeriannya menggandeng Kemendikbudristek untuk mengajak mahasiswa membantu pemerintah.
Adapun nama program tersebut Kampus Merdeka Pejuang Muda.
Baca Juga
"Mahasiswa belajar bagaimana memahami tentang bagaimana kondisi masyarakat setempat, apa yang terjadi, kenapa penyebab kemiskinan. Kemudian bagaimana itu bisa terjadi, bagaimana memecahkan masalah di situ," kata Risma dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).
Advertisement
Politikus PDIP ini menuturkan, nantinya para mahasiswa dibekali dana untuk menjalankan program di masyarakat. Juga diajarkan merancang kampanye digital untuk mengatasi masalah yang ada.
Sehingga mahasiswa bisa memetakan masalah, identifikasi dan alternatif solusi, menyusun formulasi untuk solusi yang ada, dan merencanakan sumber daya dan capaiannya, serta pengerahan peran serta elemen masyarakat.
"Lokasinya itu di daerah-daerah pascabencana. Kita tahu saat bencana terjadi seluruh resources di masyarakat habis semua, even itu bencana yang tidak mengakibatkan korban kematian," kata Risma.
Â
Mensos Tri Rismaharini geram, pasalnya penyaluran bansos tertahan dan ribuan warga Kabupaten Bandung belum mendapat bansos. Risma meminta Pemkab Bandung untuk memperbaiki data dalam tempo 4 hari.
Ke Daerah Miskin
Risma juga menuturkan, nantinya mahasiswa juga bisa terjun ke sejumlah daerah kantung-kantung kemiskinan, serta komunitas adat terpencil (KAT).
Pihaknya mengaku telah menyiapkan beberapa wilayah bagi program tersebut.
"Namun kalau ada yang lain, kami mempersilakan," kata dia.
Advertisement