Sembilan warga Sukabumi, Jawa Barat, diduga menjadi korban penyelundupan manusia atau human trafficking ke Malaysia. Mereka dijanjikan pekerjaan dengan gaji besar.
Dari sembilan orang itu, satu berhasil kembali ke kampung halamannya dalam keadaan hamil 4 bulan.
Perempuan asal desa Tegal Buled, Kabupaten Sukabumi ini menjadi korban penyelundupan manusia bersama delapan orang lainnya. Para korban itu diiming-imingi pekerjaan dengan gaji Rp 2 juta perbulan di salah satu perusahaan di Malaysia.
Tergiur dengan hal itu, korban berangkat dua bulan lalu melalui Kalimantan masuk secara ilegal ke Entikong Malaysia. Para korban kemudian ditempatkan secara terpisah yang membuat ST terpisah dari suaminya.
Hingga pulang pun korban tidak menerima upahnya saat bekerja di kedai roti. Beruntung korban yang dalam kondisi hamil 4 bulan dipulangkan oleh majikannya, karena iba dan prihatin dengan kondisi fisiknya. (Ary)
Dari sembilan orang itu, satu berhasil kembali ke kampung halamannya dalam keadaan hamil 4 bulan.
Perempuan asal desa Tegal Buled, Kabupaten Sukabumi ini menjadi korban penyelundupan manusia bersama delapan orang lainnya. Para korban itu diiming-imingi pekerjaan dengan gaji Rp 2 juta perbulan di salah satu perusahaan di Malaysia.
Tergiur dengan hal itu, korban berangkat dua bulan lalu melalui Kalimantan masuk secara ilegal ke Entikong Malaysia. Para korban kemudian ditempatkan secara terpisah yang membuat ST terpisah dari suaminya.
Hingga pulang pun korban tidak menerima upahnya saat bekerja di kedai roti. Beruntung korban yang dalam kondisi hamil 4 bulan dipulangkan oleh majikannya, karena iba dan prihatin dengan kondisi fisiknya. (Ary)
traficking121231a.mp4