Tersangka Rasyid Amrullah Rajasa kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dalam sidang tersebut, Rasyid menuturkan kronologi kecelakaan yang menimpa dirinya di Tol Jagorawi Km 3350 pada Selasa 1 Januari lalu.
"Sebelum kecelakaan, saya ada di Kemang dari jam 23.00 WIB. Pada saat itu saya diantar sopir, namun sopir saya suruh pulang untuk merayakan tahun baru bersama keluarga. Jam 01.00 WIB dari Kemang, saya anterin Prilia ke rumahnya dan ngobrol dengan keluarganya dan langsung menuju tol Tebet sekitar pukul 05.00 WIB," tutur Rasyid di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (28/2/2013).
Rasyid menyebutkan, mobil BMW itu dikemudikan oleh dirinya. Saat itu, kondisinya sehat dan segar bugar. "Saya masuk ke lajur kanan tol Jagorawi dan sempat menguap dan merasakan benturan ringan. Saya menguap bukan berarti mengantuk. Nguap kan buat refresh. Konsentrasi saya tetap ke depan," jelasnya.
Saat kejadian, lanjut dia, kondisi cuaca juga cerah dan jarak pandang mencapai 100 meter. Dia juga sempat melihat mobil dari arah kiri belakang menyalip ke kanan untuk mengambil posisi jalurnya dan dirinya sempat menghindar.
"Jadi pada saat saya jalan, sempat sekelebat melihat ada mobil masuk jalur ke saya paling kanan, dan saya mau hindar ke kiri namun tak dapat. Kecepatan saya 80 Km/jam," ungkap Rasyid.
Saat terjadi benturan, Rasyid mengaku langsung mengeram laju kendaraannya. Setalah itu, dia merasakan airbag mengembang dan mesin mobil langsung mati.
"Pas airbag kempes, saya lihat ada korban berjatuhan. Dan saya langsung turun dan ada Rangga hampiri saya. Saya kira saya benturan dengan dia. Saya langsung nolong korban Supriyati yang jaraknya 5 meter dari mobil saya, dan dia minta tolong. Di depan, saya lihat anak kecil dan saya rasakan nadinya masih bergerak," ungkap Rasyid.
Usai kejadian, Rasyid sempat melihat kondisi mobilnya yang kacanya retak akibat airbag mengembang. "Setelah ramai, PJR datang . Saya lihat sebentar mobil. Bemper kanan agak rusak sedikit dan kap mesin agak terbuka sedikit. Kaca saya retak karena airbag, lampu kanan pecah sedikit. Dan Saya hanya mengatakan bertanggung jawab,"ucap Rasyid dalam sidang.
Sesaat setelah kejadian, Rasyid melihat 3 korban yang tak jauh dari lokasi mobilnya. "Pada saat itu, Supriyati sekitar 6 meter di depan mobil saya, dan 10 meter ada anak kecil. Dan agak jauh lagi ada pria dewasa tergeletak Harun, awalnya saya tidak tahu. Saat itu, dia masih liat bergerak. Dan pada saat ambulans datang, sudah dimasukkan ke kantong jenazah," tutupnya.(Ali)
"Sebelum kecelakaan, saya ada di Kemang dari jam 23.00 WIB. Pada saat itu saya diantar sopir, namun sopir saya suruh pulang untuk merayakan tahun baru bersama keluarga. Jam 01.00 WIB dari Kemang, saya anterin Prilia ke rumahnya dan ngobrol dengan keluarganya dan langsung menuju tol Tebet sekitar pukul 05.00 WIB," tutur Rasyid di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (28/2/2013).
Rasyid menyebutkan, mobil BMW itu dikemudikan oleh dirinya. Saat itu, kondisinya sehat dan segar bugar. "Saya masuk ke lajur kanan tol Jagorawi dan sempat menguap dan merasakan benturan ringan. Saya menguap bukan berarti mengantuk. Nguap kan buat refresh. Konsentrasi saya tetap ke depan," jelasnya.
Saat kejadian, lanjut dia, kondisi cuaca juga cerah dan jarak pandang mencapai 100 meter. Dia juga sempat melihat mobil dari arah kiri belakang menyalip ke kanan untuk mengambil posisi jalurnya dan dirinya sempat menghindar.
"Jadi pada saat saya jalan, sempat sekelebat melihat ada mobil masuk jalur ke saya paling kanan, dan saya mau hindar ke kiri namun tak dapat. Kecepatan saya 80 Km/jam," ungkap Rasyid.
Saat terjadi benturan, Rasyid mengaku langsung mengeram laju kendaraannya. Setalah itu, dia merasakan airbag mengembang dan mesin mobil langsung mati.
"Pas airbag kempes, saya lihat ada korban berjatuhan. Dan saya langsung turun dan ada Rangga hampiri saya. Saya kira saya benturan dengan dia. Saya langsung nolong korban Supriyati yang jaraknya 5 meter dari mobil saya, dan dia minta tolong. Di depan, saya lihat anak kecil dan saya rasakan nadinya masih bergerak," ungkap Rasyid.
Usai kejadian, Rasyid sempat melihat kondisi mobilnya yang kacanya retak akibat airbag mengembang. "Setelah ramai, PJR datang . Saya lihat sebentar mobil. Bemper kanan agak rusak sedikit dan kap mesin agak terbuka sedikit. Kaca saya retak karena airbag, lampu kanan pecah sedikit. Dan Saya hanya mengatakan bertanggung jawab,"ucap Rasyid dalam sidang.
Sesaat setelah kejadian, Rasyid melihat 3 korban yang tak jauh dari lokasi mobilnya. "Pada saat itu, Supriyati sekitar 6 meter di depan mobil saya, dan 10 meter ada anak kecil. Dan agak jauh lagi ada pria dewasa tergeletak Harun, awalnya saya tidak tahu. Saat itu, dia masih liat bergerak. Dan pada saat ambulans datang, sudah dimasukkan ke kantong jenazah," tutupnya.(Ali)
sidang rasyid130228d.mp4