Liputan6.com, Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kembali menggelar Rapat Mingguan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (13/2). Sejumlah persoalan seperti, sikap PDIP terhadap memorandum kepada Presiden Abdurrahman Wahid dibahas dalam rapat itu. Selaku Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri langsung memimpin rapat tersebut.
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung, sebenarnya tak agenda khusus yang dibicarakan dalam rapat tersebut. Namun, sejumlah masalah seperti pemberantasan kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme serta soal penyaluran bantuan kepada korban bencana alam sempat menjadi topik hangat di dalam rapat.
Selain itu, pengurus partai berlambang banteng gendut dan bermulut putih yang hadir juga sempat menyinggung soal sikap PDIP terhadap memorandum DPR kepada Presiden. Maklumlah, sejumlah anggota DPR telah menggalang tanda tangan untuk mendukung pelaksanaan Sidang Istimewa. Mengenai hal ini, Pramono menegaskan, jajaran pengurus PDIP akan tetap mengikuti prosedur dan aturan hukum yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengatakan, rapat kali ini tak menyinggung soal pergantian Arifin Panigoro selaku Ketua Fraksi PDIP di DPR. Padahal, sebelumnya sejumlah anggota PDIP mendesak Arifin agar mundur dari jabatannya. Sepak terjang politik Arifin dianggap tak segaris lagi dengan kebijakan partai.(ANS/Donny Kurniawan dan Prihandoyo)
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung, sebenarnya tak agenda khusus yang dibicarakan dalam rapat tersebut. Namun, sejumlah masalah seperti pemberantasan kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme serta soal penyaluran bantuan kepada korban bencana alam sempat menjadi topik hangat di dalam rapat.
Selain itu, pengurus partai berlambang banteng gendut dan bermulut putih yang hadir juga sempat menyinggung soal sikap PDIP terhadap memorandum DPR kepada Presiden. Maklumlah, sejumlah anggota DPR telah menggalang tanda tangan untuk mendukung pelaksanaan Sidang Istimewa. Mengenai hal ini, Pramono menegaskan, jajaran pengurus PDIP akan tetap mengikuti prosedur dan aturan hukum yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengatakan, rapat kali ini tak menyinggung soal pergantian Arifin Panigoro selaku Ketua Fraksi PDIP di DPR. Padahal, sebelumnya sejumlah anggota PDIP mendesak Arifin agar mundur dari jabatannya. Sepak terjang politik Arifin dianggap tak segaris lagi dengan kebijakan partai.(ANS/Donny Kurniawan dan Prihandoyo)