Sukses

Pamer Mesin Rotari Hybrid, Mazda Belum Pastikan Generasi Baru RX-7 Ataupun Miata

Mazda memamerkan sepasang prototype mesin rotari yang terintegrasi sistem hybrid untuk pertama kalinya, dan itu seakan memberi sinyal bangkitnya RX-7 bagi para penggemar.

Liputan6.com, Tokyo - Toyota, Subaru, dan Mazda pada Selasa (28/5/2024) mengumumkan kepada publik akan bekerja sama dalam pengembangan mesin pembakaran internal yang pembakarannya akan lebih bersih.

Dalam acara bersama, Mazda berkontribusi memamerkan sepasang prototype mesin rotari yang terintegrasi sistem hybrid untuk pertama kalinya, dan itu seakan memberi sinyal bangkitnya RX-7 bagi para penggemar.

Dilansir dari Motor1, dua mesin itu terdiri dari satu mesin dua rotor dan satu lagi dengan satu rotor. Mesin dua rotor barunya sedang dipertimbangkan untuk digendong oleh mobil sport untuk dipasang secara longitudinal, sementara mesin rotor tunggalnya sudah ditawarkan di dalam MX-30 dengan dipasang melintang.

Pertimbangan tersebut membuat para penggemar berspekulasi akan kebangkitan mobil sport Mazda RX-7 yang akan hadir dalam sistem hybrid.

Sehubungan dengan itu, konsep Iconic SP milik Mazda yang terkenal, akan menampung mesin rotari dua rotor yang akan bekerja sebagai generator dengan menggunakan baterai daripada dihubungkan secara mekanis ke roda.

Kendati demikian, perlu diingat bahwa spekulasi mengenai RX-7 sudah beredar lama, dan terakhir kali Mazda memiliki riwayat mobil sport rotari adalah pada tahun 2012 ketika RX-8 Spirit R menjadi andalan model tersebut.

Sementara itu, konsep Mazda Iconic SP masih belum jelas akan diwujudkan sebagai peneurs MX-5 Miata atau mungkin RX-7, karena dimensinya yang sekarang lebih besar dikatakan akan mengalami penyusutan menjelang perilisan jika konsep ini terkabul ke dapur produksi.

"Kami tidak bisa berkomentar mengenai rencana produk masa depan, namun Iconic SP merupakan mobil konsep yang mengungkapkan keinginan Mazda agar masyarakat dapat merasakan kenikmatan berkendara di era apapun, dengan kenikmatan berkendara yang sesuai dengan perkembangan zaman," kata juru bicara Mazda kepada Carscoops, merespon spekulasi yang beredar dari mulut penggemar.

"Ada berbagai persoalan yang perlu diselesaikan, termasuk kepatuhan emisi, sebelum bisa dipasarkan. Kami percaya bahwa prioritas pertama adalah mengatasi hambatan teknis. Setelah hal itu terlaksana, berbagai hal akan menjadi kenyataan," dirinya menandaskan.

 

2 dari 3 halaman

Wujud Mazda Iconic SP

Iconic SP memiliki panjang 164,6 inci dan lebar 82,8 inci, sehingga membuatnya jauh lebih besar daripada Miata ND namun tetap hanya memiliki dua kursi.

Bobotnya mencapai 1.450 kg yang akan didistribusikan seimbang 50:50. Bobot ini jauh lebih berat daripada MX-5 kelas bulu.

Mesin rotor gandanya akan menghasilkan 365 tenaga kuda, di mana itu akan bertenaga sekitar dua kali lipat tenaga mobil sport mungil tersebut.

Mesinnya dapat membakar bahan bakar alternatif seperti hidrogen cair dan bertindak sebagai generator untuk menggerakkan motor listrik dalam jumlah yang belum diketahui.

Mengenai penyusutan seukuran Miata yang akan terjadi pada Iconic SP saat keluar dari dapur produksi, sepertinya tidak akan dijual sebagai Miata generasi baru, jika itu akan meluncur dalam waktu dekat. Pasalnya, jenama asal Negeri Matahari Terbit itu baru saja memberikan pembaruan penting ketiga tahun ini pada generasi keempat MX-5 Miata.

Namun, tetap belum jelas juga apakah konsep ini akan terwujud sebagai mobil sport yang lebih besar dan lebih mahal.

3 dari 3 halaman

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia

Video Terkini