Liputan6.com, Samarinda - Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor - Hadi Mulyadi optimis memenangkan pilkada setelah mendaftar ke KPU Provinsi Kaltim, Senin 8 Januari 2018. Pasangan ini diusung oleh Partai Gerindra, PAN, dan PKS.
"Kita yang pertama daftar, target kita menang, lawan kita belum ada sekarang. Karena yang lain belum ada yang mendaftar," kata Isran Noor di KPU Kaltim, Samarinda, Senin 8 Januari.
Isran mengatakan, total kursi yang didapatkannya di Pilkada Kaltim 2018 dengan koalisi Gerindra, PAN, dan PKS yaitu 14, sementara syarat mendaftar ialah minimal 11 kursi di DPRD Kaltim.
Advertisement
"(Pesan Prabowo) Harus menang. Insyaallah menang," kata Isran.
Dari dukungan partai yang diterima, Isran memastikan tidak ada kontrak politik, meski ia menyadari partai merupakan lembaga politik rakyat yang resmi. Dia menegaskan, kontrak politik hanya akan dia lakukan kepada rakyat, khususnya rakyat Kaltim.
Â
KPU Kaltim: Dokumen Pendaftaran Isran-Hadi Sah
KPU Kaltim telah menerima berkas pendaftaran pasangan calon Isran Noor-Hadi Mulyadi.
"Berdasarkan pemeriksaan kami, dan verifikasi, maka kami umumkan, untuk pemenuhan syarat yang paling utama, dokumen dinyatakan sah," kata Ketua Divisi Teknis KPU Kaltim Rudiansyah, di Samarinda, Senin.
"Selanjutnya, kepada paslon dan partai politik untuk menambahkan atau melengkapi dokumen sampai batas waktu berakhir," imbuh Rudiansyah.
Isran Noor pun mengucap syukur dan memastikan dokumen yang kurang akan segera dilengkapi. "Jadi SKCK saya itu sudah mati, nanti segera kita lengkapi berkasnya," kata Isran.
Usai mengumumkan status dokumen sah, KPU Kaltim langsung memberikan tanda status dokumen kepada Paslon dan Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Timur atau Bawaslu Kaltim.
"Selanjutnya ialah pemeriksaan kesehatan, akan kita gelar 11 Januari di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie," kata Rudi.
KPU Kaltim juga menginformasikan, pasangan calon Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat akan mendaftar pada Rabu pagi, 10 Januari. Mereka diusung koalisi Demokrat, PKB dan PPP.
(Maulana S)Â
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Advertisement